UPDATEBALI.com, DENPASAR – Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali terus memantapkan langkah dalam implementasi program Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS).
Kepala Dinas KLH Provinsi Bali, I Made Rentin, memimpin rapat koordinasi daring pada Minggu, 18 Mei 2025, yang diikuti oleh berbagai instansi lintas sektor dan tim percepatan program.
Dalam arahannya, Made Rentin menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan guna menyukseskan sosialisasi Gerakan Bali Bersih Sampah. Fokus utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah persiapan pelaksanaan webinar edukatif sebagai langkah awal sebelum monitoring dan evaluasi (monev) dimulai ke seluruh kabupaten/kota pada bulan Juni mendatang.
“Kita perlu mempercepat koordinasi agar langkah pengelolaan sampah berbasis sumber dan pembatasan plastik sekali pakai berjalan optimal. Gerakan ini harus menyasar semua sektor, dari pendidikan, pasar, rumah sakit, hingga perkantoran dan ruang publik,” tegasnya.
Made Rentin juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari lingkungan terkecil seperti rumah tangga dan kantor. Ia mendorong pembangunan teba modern sebagai solusi lokal, yakni tempat pengolahan sampah organik di pekarangan tanpa dasar semen, sehingga mempercepat proses penguraian.
Untuk memperluas jangkauan edukasi, Rentin meminta agar setiap sektor menyelenggarakan Webinar Mayor dan Minor, yang menyampaikan pesan secara langsung kepada masyarakat melalui tokoh-tokoh kunci di masing-masing bidang.
Koordinator Pokja Pembatasan Plastik Sekali Pakai dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, Ni Luh Riniti Rahayu, menyampaikan bahwa webinar ini akan menyasar sebelas sektor strategis, termasuk pendidikan (dasar-menengah dan pendidikan tinggi), serta sektor kesehatan yang baru ditambahkan berdasarkan masukan peserta rapat.
“Kami harap webinar juga dapat disiarkan melalui YouTube agar seluruh lapisan masyarakat bisa mengakses informasi dan ikut terlibat dalam gerakan ini,” ujarnya.
Pimpinan perangkat daerah dan perwakilan yang hadir juga menyatakan kesiapan mereka mendukung rangkaian sosialisasi ini.
Direncanakan Webinar Mayor pertama akan dilaksanakan pada 21 Mei, dengan menghadirkan Ny. Putri Suastini Koster selaku Duta PSBS PADAS dan sejumlah perangkat daerah terkait.(yud/ub)





