spot_img
spot_img
BerandaBaliBulan Bakti Pramuka, Kwarcab Buleleng Bangun Dua Rumah Layak Huni untuk Warga...

Bulan Bakti Pramuka, Kwarcab Buleleng Bangun Dua Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu

UPDATEBALI.com, BULELENG – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng kembali melaksanakan program bedah rumah sebagai bagian dari Bulan Bakti Pramuka dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65.

Tahun ini, dua keluarga di Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar, dan Desa Patemon, Kecamatan Seririt, menjadi penerima bantuan pembangunan rumah layak huni.

Program tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa, bersama jajaran pengurus Kwarcab pada Selasa (28/7/2026). Penerima bantuan adalah keluarga I Ketut Sensus Indah (48) di Desa Banyuseri dan keluarga Gede Mangku (50) di Desa Patemon.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan program bedah rumah merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan melalui penggalangan dana Program Bumbung Kemanusiaan. Seluruh proses penentuan penerima bantuan dilakukan melalui verifikasi bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng agar tepat sasaran.

Baca Juga:  Sambut Kedatangan Presiden Jokowi, Pangdam IX/Udayana Jamin Keamanan Presiden selama Kunja

“Memang tidak banyak rumah yang bisa kita bedah, tetapi sebagai bagian dari komunitas yang peduli, kita setiap tahun bisa membantu dua rumah, sekarang biayanya meningkat karena bahan-bahan yang digunakan juga naik harganya. Dua rumah yang kita lakukan bedah rumah sudah di desain gambarnya oleh Dinas Sosial, ada di Desa Patemon Kecamatan Seririt dan Desa Banyusri di Kecamatan Banjar,” sebut Kakwarcab yang juga Sekda Buleleng.

Menurutnya, meski jumlah rumah yang dibangun setiap tahun terbatas, program tersebut menjadi bentuk dukungan Gerakan Pramuka terhadap upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak.

Baca Juga:  Sekda Gede Suyasa Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban saat Nataru

“Ini menjadi agenda rutin bagi kami di Pramuka Buleleng melalui Satuan Tugas Pramuka Peduli melakukan aksi pengumpulan dana melalui bumbung kemanusiaan kemudian dari hasil itu kita membantu pemerintah dalam pegentasan kemiskinan melalui pembangunan rumah layak huni yang pada tahun ini sudah ada sepuluh rumah kita bangun secara bergotong royong,” ungkap Suyasa didampingi Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat, Data dan Digital Ketut Suwarmawan, dan Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat, Bela Negara dan Lingkungan Hidup I Putu Kariaman Putra.

Sementara itu, Ketua Satgas Pramuka Peduli, Gusti Bagus Adi Wirawan, menyebut program bedah rumah merupakan implementasi nilai kepedulian sosial yang terus dijalankan Gerakan Pramuka melalui partisipasi masyarakat dan para anggota Pramuka.

“Program bedah rumah dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial yang sudah dilaksanakan beberapa kali dengan memanfaatkan dana yang dihimpun melalui Program Bumbung Kemanusiaan. Dana tersebut berasal dari partisipasi masyarakat serta Pengurus pramuka, sumbangan dari Gugus Depan Gerakan Pramuka di wilayah Kabupaten Buleleng,” sebutnya.

Baca Juga:  Buleleng Raih Penghargaan IMDI 2024 Nasional dan Terbaik di Bali

Ia menambahkan, proses pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan Satgas Pramuka Peduli, anggota Pramuka di Kwartir Ranting Banjar dan Seririt, pemerintah desa, relawan, serta masyarakat setempat.

“Seluruh dana yang terkumpul dimanfaatkan secara transparan untuk pembelian bahan bangunan serta kebutuhan pelaksanaan bedah rumah,” tegasnya.

Pembangunan kedua rumah ditargetkan berlangsung selama satu bulan. Rumah yang telah selesai nantinya akan diserahkan kepada penerima bantuan bertepatan dengan puncak peringatan Hari Pramuka di Kabupaten Buleleng.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments