spot_img
spot_img
BerandaBaliPemkab Buleleng Gelar Rangkaian Karya Penyucian Kawasan Titik Nol dan Kantor Bupati

Pemkab Buleleng Gelar Rangkaian Karya Penyucian Kawasan Titik Nol dan Kantor Bupati

UPDATEBALI.com, BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng melaksanakan rangkaian upacara suci berupa Puncak Karya, Mamungkah, Melaspas, Ngenteg Linggih, dan Mepedudusan Agung di kawasan Tugu Singa Ambara Raja serta Gedung Laksmi Graha.

Prosesi yang dimulai pada Senin 27 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari penyucian kawasan setelah selesainya penataan titik nol kilometer Buleleng dan lingkungan Kantor Bupati.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Buleleng, Ida Ayu Pancani Yuliati, menjelaskan bahwa pelaksanaan karya berkaitan dengan penyucian kawasan yang telah selesai ditata, sekaligus memohon keharmonisan dan keseimbangan secara niskala.

Baca Juga:  UMMC Unud Raih 3 Gelar Juara Peradilan Semu Pada Tingkat Nasional

“Untuk upacara hari ini, kaitannya dengan upacara pemelaspasan kawasan titik nol dan kantor bupati,” ujar Ida Ayu Pancani saat ditemui di lokasi acara, Senin, 27 Juli 2026.

Ia menerangkan, rangkaian upacara diawali dengan prosesi motokada, yakni tahapan persiapan hewan kurban (wawalungan) yang akan digunakan sebagai bagian dari sarana upacara caru.

Puncak pelaksanaan karya dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026, bertepatan dengan Rahina Purnama Karo. Pada hari tersebut akan dilaksanakan sejumlah prosesi utama, mulai dari pemelaspasan, ngenteg linggih, hingga rangkaian upacara yang diawali dengan pecaruan.

Baca Juga:  Penjabat Bupati Buleleng Upayakan Penataan Kantor Kelurahan di Tahun 2023

“Pada saat itu akan dilakukan upacara pemelaspas, kemudian ngenteg linggih, dilanjutkan dengan prosesi upacara lainnya yang diawali dengan pecaruan,” kata Ida Ayu.

Untuk mendukung kelancaran prosesi, Pemerintah Kabupaten Buleleng akan mensterilkan kawasan Tugu Singa Ambara Raja pada hari puncak karya. Masyarakat diimbau menghindari aktivitas maupun parkir kendaraan di sekitar lokasi selama upacara berlangsung.

“Untuk tanggal 29 Juli, kita harapkan wilayah Tugu Singa steril. Upacaranya dimulai dari pukul 08.00 WITA sampai selesai, terutama di kawasan pelemahan kangin (timur) dan pelemahan kauh (barat),” tuturnya.

Baca Juga:  Persiapan Program Tahun 2026, TP PKK Badung Hadiri Rakor Teknis

Melalui pelaksanaan karya tersebut, pemerintah berharap seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung lancar serta membawa manfaat bagi keharmonisan lingkungan dan kehidupan masyarakat.

“Kita berdoa dan berharap upacara ini berjalan lancar, sehingga semua prosesi memberikan pengaruh positif untuk masyarakat Buleleng dan masyarakat Bali pada umumnya,” tutup Ida Ayu.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments