UPDATEBALI.com, BULELENG – Pencarian Tim SAR Gabungan di hari ketiga, pada Minggu 8 Maret 2026 terhadap korban banjir bandang di Desa/Kecamatan Banjar yang hanyut akhirnya membuahkan hasil. Salah satu korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengembangkan di perairan Dencarik.
Menurut data yang berhasil didapat, korban teridentifikasi bernama Kadek Wahyu Gunawan (12) asal Banjar Dinas Ambengan, Desa Banjar ditemukan sekitar pukul 15.57 Wita oleh Tim SAR Gabungan. Proses evakuasi terhadap jasad korban berjalan mulus dan segera dibawa ke RSUD Buleleng.
Sementara itu, terhitung sejak peristiwa banjir bandang terjadi pada Jumat 6 Maret 2026 malam, total jasad yang berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan berjumlah tiga orang. Ketiganya yakni Jasad Dewa Ketut Adi Suarjaya yang ditemukan Jumat malam di aliran Sungai Mendaum, lalu jasad Komang Suci yang ditemukan Sabtu 7 Maret 2026 terkubur ditumpukkan material banjir, dan terakhir jasad Kadek Wahyu Gunawan yang ditemukan di tengah laut Dencarik.
Kini korban hanyut akibat banjir bandang masih menyisakan satu orang belum ditemukan yakni Putu Wini (16) yang juga terseret oleh derasnya air Sungai Mendaum.
Proses pencarian masih menyisakan waktu beberapa hari lagi. Tim SAR Gabungan masih terus berupaya melakukan yang terbaik mulai dengan terus menyisir material banjir di aliran sungai Mendaum hingga kawasan pantai.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan saat dikonfirmasi membenarkan terkait telah ditemukan satu korban laki-laki di perairan Dencarik. Kini jasad korban banjir tersebut sudah dievakuasi dan dititipkan di RSUD Buleleng.
“Benar jasad ditemukan sekitar pukul 15.57 Wita di perairan Dencarik. Hasil identifikasi diketahui jasad tersebut adalah Kadek Wahyu Gunawan dan sudah dibawa ke RSUD Buleleng. Proses pencarian masih berlanjut masih tersisa satu korban lagi yakni Perempuan bernama Putu Wini,” Singkatnya.(Dna/ub)





