UPDATEBALI.com, LOMBOK – PT Pertamina (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berwawasan internasional. Melalui program Pertamina Goes To Campus (PGTC) 2025, para pemenang diajak langsung menjejak Mandalika, menyaksikan kolaborasi nyata antara energi, inovasi, dan pariwisata dunia di ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menyebutkan bahwa perjalanan para pemenang ke Mandalika merupakan bentuk apresiasi sekaligus pembelajaran lapangan.
“Keberangkatan para pemenang PGTC ke Mandalika bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi pengakuan atas karya dan dedikasi mereka. Kami ingin mahasiswa melihat langsung bagaimana Pertamina hadir di panggung global di mana inovasi, energi, dan sport tourism bisa berjalan seiring membawa nama Indonesia ke dunia,” ujar Fadjar pada Minggu, 12 Oktober 2025.
Selama tiga hari, 11 peserta terbaik PGTC 2025 menjalani pengalaman istimewa di Pulau Lombok. Mereka tidak hanya menikmati atmosfer MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit, tetapi juga berkeliling ke sejumlah lokasi ikonik seperti Museum NTB, Islamic Center, dan Desa Sade. Dari perjalanan itu, mereka menyaksikan secara langsung bagaimana potensi daerah berpadu dengan semangat energi berkelanjutan.
Bagi para pemenang, perjalanan ini menjadi pengalaman yang membuka wawasan baru. Ide-ide yang sebelumnya mereka tuangkan di ruang debat dan karya ilmiah kini bertemu dengan praktik nyata di lapangan.
Salah satunya Mikaila Habsari Suwanda dari Institut Teknologi Bandung (ITB), juara 1 Energy Debate Championship, mengaku takjub bisa menyaksikan langsung ajang balap paling bergengsi tersebut.
“Ini pertama kali menonton MotoGP secara langsung, apalagi tadi bisa liat start race Moto3 wow banget. Terus, bisa keliling ke festival melihat UMKM binaan Pertamina, keren banget bisa memberdayakan masyarakat lokal. Overall, sangat berkesan,” ungkap Mikaila yang akrab disapa Kai.
Rekan setimnya, Danesh Ravindra, juga tak kalah terkesan saat mendapat kesempatan langka mengunjungi paddock Pertamina Enduro VR46 Team.
“Kebetulan dapat kesempatan main ke pedok Pertamina Enduro VR46 Team, bisa melihat bagaimana aktivitas tim MotoGP sebenarnya di balik layar. Ini pengalaman yang sangat berharga dan mungkin once in a lifetime menurutku,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ilham Rizky Maulana dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Ia menilai perjalanan ke Mandalika memberi pengalaman yang melampaui ekspektasi.
“Semuanya itu sukses mencuri perhatianku. Bukan hanya MotoGP tapi suasana Lombok secara keseluruhan,” katanya.
“Vibe-nya pas di sana, it’s not in Indonesia, it feels like in Europe. Jadi buat aku yang paling berkesan adalah saat mengunjungi paddock. Pertamina, ini keren banget,” tambahnya.
Sementara itu, Naufal Abrar Abhista dari Universitas Sriwijaya, merasa bangga dapat merasakan langsung atmosfer MotoGP yang disponsori Pertamina.
“Sangat senang dan bangga bisa menjadi salah satu Champion di PGTC 2025 lalu diajak ke MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, apalagi bisa ke daerah Timur Indonesia. MotoGP yang disponsori oleh Pertamina berjalan dengan sangat lancar,” ujarnya.
Melalui semangat “Energizing Youth for Future Energy”, Pertamina berkomitmen untuk terus mendukung generasi muda agar mampu berinovasi dan berperan aktif dalam membangun masa depan energi berkelanjutan Indonesia.(yud/ub)





