Pemkab Tabanan Gerak Cepat Tangani Dampak Longsor di Pupuan

0
325
Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat merespons bencana tanah longsor yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi di wilayah Pupuan.
Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat merespons bencana tanah longsor yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi di wilayah Pupuan. Sumber foto: Humas Tabanan

UPDATEBALI.com, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat merespons bencana tanah longsor yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi di wilayah Pupuan.

Melalui Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, pemerintah daerah turun langsung meninjau kondisi warga terdampak di Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Selasa 20 Januari 2026, sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal.

Peninjauan diawali di Banjar Dinas Dauh Tukad, Desa Padangan, kemudian dilanjutkan ke Banjar Dinas Padangan Kelod. Kehadiran Wakil Bupati bersama jajaran terkait bertujuan melihat secara langsung kondisi lapangan serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera ditangani.

Baca Juga:  Energy AdSport Challenge 2026 Hadir di PGTC, Buka Ruang Prestasi Mahasiswa di Luar Akademik

Dalam kunjungan tersebut, diketahui dua rumah warga mengalami kerusakan akibat longsor yang dipicu hujan deras berkepanjangan. Masing-masing rumah milik I Nyoman Pariasa di Banjar Dinas Dauh Tukad dan I Wayan Arta Widana di Banjar Dinas Padangan Kelod terdampak material longsoran tanah yang menimpa bangunan.

Menyampaikan arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati I Made Dirga menegaskan bahwa kehadirannya merupakan amanah langsung untuk melihat dan merasakan kondisi masyarakat yang tertimpa musibah.

“Dalam situasi bencana seperti ini, saya benar-benar merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita. Saya menyampaikan terima kasih atas gotong-royong masyarakat yang luar biasa. Semoga bencana seperti ini tidak terulang kembali dan mari kita tingkatkan kewaspadaan bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  Pj Mahendra Jaya Apresiasi Keberhasilan BKKBN dalam Upaya Pengentasan Stunting di Bali

Ia juga mengingatkan bahwa wilayah Pupuan termasuk kawasan yang memiliki potensi kerawanan bencana, terutama saat curah hujan tinggi dan berlangsung dalam waktu lama. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat dinilai sangat penting untuk meminimalisir risiko bencana susulan.

Wabup Dirga turut mengapresiasi kekompakan warga serta sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana. Dukungan dari PMI dan BPBD Kabupaten Tabanan dinilai sangat membantu dalam proses evakuasi, penanganan darurat, hingga pendampingan kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Berikan Jawaban Pemandangan Umum Fraksi DPRD tentang Tujuh Ranperda

Selain melakukan peninjauan langsung, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga menyalurkan bantuan tunai kepada korban bencana tanah longsor. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga serta membantu proses pemulihan pascabencana.

Ke depan, Pemkab Tabanan berharap koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, terus ditingkatkan agar dampak bencana alam dapat diminimalkan dan keselamatan warga tetap terjaga.(den/ub)