Mandi di Tukad Aye, Kakek dan Cucunya Hanyut Terseret Arus

0
164
Proses evakuasi jenazah korban yang terseret arus air sungai Tukad Aye, Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.
Proses evakuasi jenazah korban yang terseret arus air sungai Tukad Aye, Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Sumber foto: dna/ub

UPDATEBALI.com, BULELENG – Malang menimpa dua orang warga asal Desa Tamblang yang hanyut saat mandi di Tukad Aye Desa Bontihing pada Selasa, 7 April 2026, sekitar pukul 16.00 Wita. Keduanya yang masih merupakan kakek dan cucu telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, atas seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, S.I.K., M.Si., M.T., M.Sc., menyampaikan bahwa seluruh korban telah ditemukan. Korban diketahui adalah I Ketut Budasa (61) dan cucunya Gede Vikram Kabinawa (6) yang merupakan warga Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Baca Juga:  Satpol PP Denpasar Amankan Delapan Pengamen di Persimpangan Lampu Lalu Lintas

Peristiwa bermula ketika kedua korban sedang mandi di Sungai Tukad Aye. Tiba-tiba debit air sungai meningkat akibat kiriman air dari hulu. Akibatnya cucu korban hanyut terlebih dahulu, kondisi tersebut membuat kakeknya berusaha untuk menolong. Namun debit air yang besar membuat keduanya hanyut terbawa derasnya aliran sungai.

“Pada hari pertama pencarian dilakukan oleh warga sekitar dan sebelum Tim SAR datang korban I Ketut Budasa telah ditemukan sekitar pukul 17.50 Wita dalam kondisi meninggal dunia setelah tersangkut di bebatuan sungai,” Kata IPTU Yohana, Rabu 8 April 2026.

Baca Juga:  Tim SAR Temukan Satu Korban Tenggelamnya KM Linggar Petak 89

Karena kondisi tidak mendukung proses pencarian terhadap korban kedua akhirnya dilanjutkan Rabu 8 April 2026 oleh Tim SAR gabungan dari Rescuer Pos SAR Buleleng, Pol Airud Polres Buleleng, Polsek Kubutambahan, Pos TNI AL Sangsit, Koramil 1609/02 Kubutambahan, PMI Kabupaten Buleleng, BPBD Buleleng, Bhuana Bali Rescue, Balawista Buleleng, perangkat Desa Tamblang dan Linmas, serta keluarga korban dan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Basarnas Minta Pemudik Hubungi Call Center 115 jika Alami Kedaruratan

Proses pencarian yang sudah dimulai sejak pukul 06.30 Wita akhirnya membuahkan hasil. Korban kedua akhirnya ditemukan sekitar pukul 07.00 Wita dalam kondisi mengambang di sekitar Pintu Air Bendungan Tamblang, dengan jarak kurang lebih 2,16 kilometer ke arah barat laut dari lokasi awal korban terseret arus.

“Jenazah Vikram berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan, selanjutnya dibawa menuju rumah duka menggunakan Rescue Car Basarnas,” tandas Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan.(Dna/ub)