UPDATEBALI.com, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster kembali menunjukkan kepemimpinannya yang visioner dengan memperjuangkan kepentingan masyarakat Bali hingga ke tingkat pusat.
Usai turun langsung membantu korban banjir di Bali, pagi, siang, hingga malam, Gubernur dua periode ini bertolak ke Jakarta untuk menyampaikan sejumlah usulan penting kepada pemerintah pusat.
Koster menegaskan, musibah banjir bandang yang melanda Tukad Badung tidak boleh terulang.
Karena itu, ia hadir di hadapan sejumlah kementerian dengan membawa aspirasi masyarakat Bali, termasuk usulan perbaikan infrastruktur yang disampaikan Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara.
Salah satu langkah nyata dilakukan saat bertemu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Selasa, 16 September 2025. Dalam pertemuan tersebut, Koster mengajukan bantuan alat kesehatan (Alkes) untuk RSUD Wangaya Denpasar yang rusak akibat banjir.
“Saya menemui Pak Menkes. Dalam kesempatan ini kami mohon bantuan Alkes untuk RSUD Wangaya Denpasar yang rusak akibat banjir. Kami membawa usulan Wali Kota Denpasar,” kata Koster.
Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas respons positif Menkes yang berjanji segera menyalurkan bantuan, bahkan akan berkunjung langsung ke Bali dalam waktu dekat.
“Beliau menyampaikan minggu depan akan berkunjung ke Bali,” tambahnya.
Selain aspirasi Kota Denpasar, Koster juga membawa usulan dari Pemkab Badung. Dalam pertemuan dengan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Koster menyampaikan usulan pemindahan Lapas Kerobokan ke Kabupaten Bangli sebagaimana ditawarkan Bupati Badung. Menteri pun menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut.
Tak berhenti di sana, Gubernur Koster juga menemui Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, pada Selasa siang. Dalam pertemuan tersebut, ia mengajukan usulan pembangunan infrastruktur prioritas tahun 2026, termasuk normalisasi Tukad Badung, Tukad Unda, dan sejumlah sungai lain pasca banjir.
Ketua Komisi V menyatakan dukungan penuh dan meminta agar usulan tersebut segera dibahas dalam rapat kerja dengan Menteri PUPR.
Koster juga bertemu Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh untuk membicarakan dukungan terhadap optimalisasi Pungutan Wisatawan Asing (PW). Kepala BPKP merespons positif dan telah berkoordinasi dengan Menko Hukum, HAM, dan Imigrasi Pemasyarakatan terkait usulan tersebut.
Langkah cepat Gubernur Koster ini mendapat apresiasi karena dinilai mampu menghubungkan aspirasi masyarakat Bali dengan pemerintah pusat secara tepat.
Dengan upaya ini, diharapkan perbaikan infrastruktur, penguatan fasilitas kesehatan, serta solusi jangka panjang pengelolaan sampah dan pariwisata dapat segera terwujud demi kesejahteraan seluruh krama Bali.(yud/ub)





