UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus memperkuat upaya mewujudkan Nusa Penida sebagai kawasan pariwisata berkelanjutan melalui pengembangan transportasi ramah lingkungan.
Langkah tersebut ditandai dengan penerimaan hasil Studi Kelayakan (Feasibility Study) dan Opportunity Business Case (OBC) program elektrifikasi kendaraan di Nusa Penida dari PT Inako Kreta Udhaya (INAKO).
Penyerahan hasil kajian tersebut diterima langsung Bupati Klungkung, I Made Satria, di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Selasa 10 Juni 2026. Kajian ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengembangan transportasi berbasis energi bersih di kawasan Nusa Penida.
Selain memaparkan hasil studi, PT Inako juga menyerahkan bantuan empat unit sepeda motor listrik yang selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas di wilayah Nusa Penida.
Bupati Klungkung I Made Satria mengapresiasi kontribusi dan kolaborasi yang dilakukan PT Inako dalam mendukung visi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Klungkung.
“Karakteristik unik Nusa Penida sebagai destinasi unggulan dunia memang menuntut kita untuk mengantisipasi dampak pertumbuhan kendaraan dan ketergantungan bahan bakar fosil sejak dini. Elektrifikasi mobilitas ini adalah gerbang utama menuju kawasan wisata yang bersih dan berkelanjutan,” ujar Bupati Made Satria.
Menurutnya, hasil studi tersebut akan menjadi referensi penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Transformasi menuju penggunaan kendaraan listrik dinilai sejalan dengan visi menjadikan Nusa Penida sebagai Green Island, sekaligus memperkuat citra pulau tersebut sebagai destinasi wisata kelas dunia yang mengedepankan prinsip keberlanjutan.(yud/ub)





