UPDATEBALI.com, BULELENG – Hari kedua penyelenggaraan Lovina Festival 2026 di Pantai Tasik Madu, Lovina, Sabtu 25 Juli 2026, diwarnai pelaksanaan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
Kegiatan ini menghadirkan 500 porsi aneka olahan ikan sebagai upaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan untuk meningkatkan kualitas gizi.
Program tersebut digelar oleh Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng sebagai bagian dari rangkaian festival yang mengangkat potensi bahari Bali Utara.
Kepala Distankan Kabupaten Buleleng Gede Melandrat mengatakan, menu yang disajikan kepada pengunjung terdiri atas berbagai olahan ikan, seperti bakso ikan, sate ikan, hingga ikan panggang. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah ingin mengajak masyarakat membiasakan konsumsi ikan karena kandungan gizinya yang tinggi.
“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.
Menurut Melandrat, pelaksanaan Gemarikan sejalan dengan tema Lovina Festival yang mengangkat potensi maritim Kabupaten Buleleng. Sebagai daerah yang memiliki garis pantai terpanjang di Bali, Buleleng dinilai memiliki sumber daya perikanan yang melimpah dan perlu dimanfaatkan secara optimal, termasuk melalui peningkatan konsumsi ikan di masyarakat.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari promosi produk perikanan lokal, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan manfaat olahan hasil laut kepada masyarakat dan wisatawan yang hadir di Lovina Festival.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak kegiatan dimulai. Salah seorang pengunjung, Sri Yulianti, mengaku menikmati suasana festival yang menurutnya menghadirkan konsep berbeda dibanding penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.
Disinggung mengenai menu Gemarikan, Yuli mengaku menyukai olahan ikan yang disajikan, khususnya sate ikan dengan cita rasa khas Bali.
“Masakan Bali sangat suka,karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.
Selain menikmati sajian kuliner, Yuli juga mengapresiasi penataan kawasan wisata Lovina yang dinilainya semakin tertata dan nyaman. Menurutnya, panorama matahari terbenam di kawasan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Ia berharap Lovina Festival terus berkembang dengan menghadirkan inovasi baru sehingga mampu menarik lebih banyak pengunjung sekaligus memperkuat citra Lovina sebagai destinasi wisata unggulan di Bali Utara.(adv/ub)





