Wabup Jembrana Buka Petik Laut Air Kuning, Soroti Potensi Budaya dan Ekonomi Lokal

0
279
Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, membuka Perayaan Petik Laut dan mengapresiasi pelestarian tradisi serta dampaknya pada pariwisata dan ekonomi lokal.
Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, membuka Perayaan Petik Laut dan mengapresiasi pelestarian tradisi serta dampaknya pada pariwisata dan ekonomi lokal. Sumber foto : Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Banjar Air Kuning, Desa Air Kuning, kembali menggelar tradisi tahunan Petik Laut sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan hasil laut.

Perayaan yang berlangsung meriah ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat).

Dalam sambutannya, Wabup Ipat mengapresiasi pelestarian budaya lokal yang telah menjadi bagian penting dari identitas masyarakat pesisir.

Ia menekankan bahwa Petik Laut bukan sekadar seremonial, melainkan wujud kearifan lokal yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Baca Juga:  Pemkab Jembrana Dukung Ketahanan Pangan, Wabup Ipat Hadiri Panen Raya Jagung Serentak

“Petik Laut ini bukan hanya ritual simbolis, tetapi juga cerminan kearifan lokal yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat pesisir. Tradisi ini memperkuat semangat gotong royong, serta menjadi momentum bagi kita semua untuk menjaga kelestarian laut sebagai sumber kehidupan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup Ipat menilai bahwa kegiatan seperti ini memiliki potensi untuk mendorong sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.

Baca Juga:  Banyak Gedung yang Rusak, Wabup Ipat Sebut 15 Sekolah Dasar Akan Direhab Tahun Ini

“Kita berharap kegiatan ini terus dijaga dan dikembangkan agar tetap relevan dengan zaman tanpa kehilangan makna spiritual dan sosialnya,” tandasnya.

Ketua panitia, Jainuri, menyampaikan bahwa perayaan Petik Laut tahun ini berlangsung selama dua hari dengan berbagai rangkaian acara yang melibatkan masyarakat setempat.

“Tasyukuran Petik Laut Desa Air Kuning ini kita gelar selama dua hari dengan berbagai kegiatan. Yang pertama ada penampilan hadrah dan qasidah, balap jukung, hiburan malam dan besok kita gelar Istighosah atau do’a bersama,” terang Jainuri.

Baca Juga:  FOP Jembrana 2025 Resmi Dibuka, Wabup Ipat Tekankan Sportivitas dan Kepemimpinan Pelajar

Rangkaian acara seperti lomba balap jukung, hiburan malam, hingga doa bersama menjadikan perayaan ini tidak hanya sarat makna spiritual, namun juga menjadi ajang silaturahmi dan hiburan masyarakat.(yud/ub)