spot_img
spot_img
BerandaBaliWabup Ipat Dukung Tradisi Petik Laut Jadi Magnet Wisata Budaya Jembrana

Wabup Ipat Dukung Tradisi Petik Laut Jadi Magnet Wisata Budaya Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANA Tradisi Petik Laut yang rutin digelar masyarakat pesisir di Kabupaten Jembrana dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata budaya.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), saat menghadiri acara Tasyukuran Petik Laut di Banjar Munduk, Desa Airkuning, Kecamatan Jembrana, pada Senin, 14 Juli 2025.

Acara tahunan yang sarat makna spiritual dan kebersamaan itu berlangsung meriah. Tradisi ini turut dirangkaikan dengan lomba jukung layar yang digelar di bibir Pantai Banjar Munduk, dan melibatkan para nelayan dari berbagai wilayah sekitar.

Baca Juga:  Imigrasi Tahan WN Malaysia Setelah Bebas dari Lapas

Kehadiran Wabup Ipat yang disambut hangat oleh warga dan tokoh masyarakat menambah semarak suasana perayaan.

Dalam sambutannya, Wabup Ipat mengapresiasi kuatnya komitmen masyarakat pesisir dalam melestarikan tradisi Petik Laut. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan rezeki dari laut.

“Petik Laut ini merupakan tradisi turun temurun yang luar biasa. Selain menjadi bentuk syukur, Petik Laut yang merupakan satu momentum tradisi ini ke depannya perlu dikemas untuk menjadi satu kalender rutin tahunan dan bisa menjadi daya tarik wisata budaya di Jembrana,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekda Badung Hadiri Melaspas Tembok Penyengker dan Pecaruan Panca Mustika di Desa Adat Dalung

Acara tasyukuran turut dimeriahkan dengan hiburan hadrah, memperkuat nuansa kebersamaan dan religiusitas dalam perayaan tersebut.

Wabup Ipat menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jembrana akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan masyarakat pesisir.

Ia berharap, Petik Laut tak hanya menjadi agenda seremonial tahunan semata, melainkan dapat berkembang menjadi ikon wisata budaya yang mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal.

Baca Juga:  Dinas Kebudayaan Buleleng Perkuat Identitas Budaya Lewat Lomba Bulan Bahasa Bali VII

“Kami siap mendukung segala bentuk kegiatan positif masyarakat pesisir. Tradisi seperti ini adalah kekayaan budaya yang harus kita rawat bersama demi kemajuan Jembrana,” tandasnya.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments