Tujuh Siswa Jembrana Lolos OSN dan FLS3N Tingkat Nasional, Dua Pulang Bawa Medali Perunggu

0
47
Tujuh Siswa Jembrana Lolos OSN dan FLS3N Tingkat Nasional, Dua Pulang Bawa Medali Perunggu
Tujuh Siswa Jembrana Lolos OSN dan FLS3N Tingkat Nasional, Dua Pulang Bawa Medali Perunggu. Sumber foto: Humas Jembrana/Updatebali

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menerima kunjungan siswa-siswi Jembrana yang berhasil melaju ke tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Rabu 23 September 2026.

Dari 7 siswa-siswi yang berhasil lolos ke tingkat nasional, dua diantaranya memperoleh medali perunggu yaitu Kennichi Jonathan Wang (SDN Marsudirini Negara) untuk kategori olimpiade Matematika tingkat SD, dan Made Wahyu Krisna Anada Rahadi (SMP N 1 Negara) untuk kategori olimpiade IPA.

Baca Juga:  Yunita Alit Sucipta Resmi Pimpin WHDI dan GOW Badung 2025–2030

Bupati Kembang memberikan motivasi agar para siswa tidak cepat puas, terus bersemangat belajar, dan mengasah keterampilannya secara seimbang.

“Setelah pendidikannya baik, hard skill-nya baik, soft skill juga harus baik, manajemen waktu harus baik termasuk juga manajemen diri,” ucap Bupati Kembang.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jembrana terus berupaya memastikan seluruh anak dapat mengenyam pendidikan secara merata melalui perbaikan infrastruktur, sarana, dan prasarana sekolah. Pendidikan dinilai sebagai salah satu kunci dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Baca Juga:  Tingkatkan Kapabilitas SDM dalam Publikasi, Unud Gelar Workshop Adaptasi Era Digitalisasi pada Aktifitas Publikasi Menuju Internasionalisasi

“Dengan begitu, akhirnya nanti anak-anak kita diharapkan mengenyam pendidikan dan menjadi cerdas. Yang pintar itu bisa dapat beasiswa, yang pintar bisa dapat kerja lebih baik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Kembang mengingatkan bahwa proses belajar tidak hanya terbatas di bangku sekolah, tetapi juga bisa didapatkan dari diskusi antar teman, membaca buku, hingga mengikuti kursus. Ia juga berpesan agar para siswa tetap menikmati masa anak-anak untuk bermain secukupnya tanpa mengabaikan kewajiban belajar.

Baca Juga:  Dua Orang Korban KM Liberty 1 Dievakuasi dari Kapal SPOB Seroja 01

“Belajar bisa darimana saja. Kadang diskusi sama teman, beli buku, bisa juga ikut seperti kursus. Selain itu, jangan tinggalkan masa-masa bermain, tapi bermainlah seperlunya,” pungkasnya.(yud/updatebali)