Taman Sekolah Kurang Terawat, Bupati Kembang Langsung Turun Cabut Rumput di SMPN 5 Melaya

0
17
Taman Sekolah Kurang Terawat, Bupati Kembang Langsung Turun Cabut Rumput di SMPN 5 Melaya
Taman Sekolah Kurang Terawat, Bupati Kembang Langsung Turun Cabut Rumput di SMPN 5 Melaya. Sumber foto: Humas Jembrana/Updatebali

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mendorong keterlibatan aktif warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.

Pesan tersebut disampaikan saat dirinya melakukan peninjauan langsung ke SMP Negeri 5 Melaya, Senin (21/9/2026), sekaligus melihat upaya sekolah dalam menjaga kebersihan serta kepedulian terhadap lingkungan.

Bupati Kembang menyoroti kondisi taman sekolah yang tampak kurang terawat, bahkan dirinya turun langsung mencabuti rumput liar di area taman sebagai bentuk keteladanan bagi para siswa dan tenaga pengajar.

Baca Juga:  IWAPI Komitmen Wujudkan UMKM Buleleng yang Unggul di Era Digitalisasi

Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerapian vegetasi di lingkungan sekolah, tidak hanya demi estetika, tetapi juga keselamatan para siswa.

“Tanaman liar yang tumbuh harus dihilangkan, termasuk juga tanaman yang sudah mati. Itu kalau tumbang bisa membahayakan siswa,” ujar Bupati Kembang.

Guna menjaga konsistensi perawatan lingkungan, ia mendorong pihak sekolah untuk melibatkan para siswa secara aktif melalui pembagian tugas di setiap kelas.

Baca Juga:  Deretan Karya Terbaik Modifikator Honda Warnai Final Battle HMC 2025

“Bagaimana caranya setiap kelas agar bisa diarahkan untuk bersama-sama membersihkan dan menata taman sekolah. Kalau taman sekolah sudah bersih dan tertata akan terlihat lebih indah,” tambahnya.

Menurutnya, taman yang indah tidak harus dihiasi oleh tanaman yang mahal. Yang terpenting bagaimana setiap tanaman yang ada bisa dirawat dan ditata dengan baik.

Baca Juga:  Ngaben Kolektif Gratis, Pemkab Jembrana Bantu 275 juta

“Tidak harus tanaman mahal, yang penting ditata dengan rapi. Dengan Kebiasaan sederhana seperti ini, diharapkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan dapat tertanam dalam diri para siswa sejak dini,” pungkasnya.
(yud/updatebali)