Bupati Kembang Bidik Jembrana Lebih Terang, 20 PJU Mati per Desa Segera Diperbaiki

0
29
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan meninjau langsung perbaikan PJU di Desa Mendoyo Dangin Tukad, sekaligus memastikan 20 titik PJU mati di setiap desa ditargetkan kembali menyala tahun ini.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan meninjau langsung perbaikan PJU di Desa Mendoyo Dangin Tukad, sekaligus memastikan 20 titik PJU mati di setiap desa ditargetkan kembali menyala tahun ini. Sumber foto : Humas Jembrana/updatebali

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana menargetkan sebanyak 20 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mati di setiap desa dan kelurahan dapat kembali berfungsi tahun ini.

Perbaikan infrastruktur penerangan tersebut mendapat perhatian khusus dari Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang turun langsung meninjau proses penggantian PJU yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten di Desa Mendoyo Dangin Tukad, Selasa, 22 September 2026.

Baca Juga:  Bupati Jembrana Lepas 400 Tukik di Pantai Pekutatan untuk Pelestarian Lingkungan

Melalui anggaran APBD Induk tahun ini, setiap desa atau kelurahan mendapat alokasi perbaikan untuk 10 titik PJU. Penentuan lokasi penggantian sepenuhnya diserahkan kepada pihak desa dan kelurahan melalui mekanisme musyawarah, sebagai upaya menyiasati keterbatasan anggaran.

Bupati Kembang menargetkan tambahan minimal 10 titik lagi untuk setiap desa/kelurahan melalui APBD Perubahan mendatang.

“Tahun ini untuk pergantian lampu penerangan jalan umum, tiap desa mendapat 10 titik diawal, dan 10 titik lagi pada anggaran perubahan,” ujar Bupati Kembang.

Baca Juga:  Tampil Modis Saat Naik Motor? Ini Rahasia Safety Riding Buat Gen Z!

Saat melakukan peninjauan, Bupati Kembang juga memastikan spesifikasi teknis PJU yang dipasang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Untuk menjamin masa pakai lampu, ia meminta pihak penyedia memperpanjang masa garansi dari lima tahun menjadi tujuh tahun.

Selain memperbaiki penerangan, petugas di lapangan juga diinstruksikan merapikan jaringan kabel yang sudah tidak digunakan pada tiang listrik.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Mulai Perbaikan Jalan Teuku Umar Barat pada Juli 2025

“Sambil mengganti lampu yang mati, saya juga minta untuk merapikan kabel internet yang sudah tidak berfungsi,” tegasnya.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan warga yang melintas pada malam hari, tetapi juga menjaga kerapian serta estetika lingkungan di wilayah pedesaan Jembrana.(yud/updatebali)