TP PKK dan DP3AP2KB Denpasar Dorong Kesadaran KB Lewat Program SEPADU

0
276
Pemerintah Kota Denpasar bekerja sama dengan RS Bali Mandara dan BKKBN menggelar pelayanan Keluarga Berencana Serentak (SEPADU) pada 18 Juni 2025 untuk mendukung keluarga sehat dan berkualitas.
Pemerintah Kota Denpasar bekerja sama dengan RS Bali Mandara dan BKKBN menggelar pelayanan Keluarga Berencana Serentak (SEPADU) pada 18 Juni 2025 untuk mendukung keluarga sehat dan berkualitas. Sumber foto : Humas Denpasar

UPDATEBALI.com,DENPASAR – Upaya mewujudkan keluarga sehat, berkualitas, dan bahagia terus digencarkan Pemerintah Kota Denpasar.

Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Pemkot Denpasar menggandeng RS Bali Mandara dan BKKBN Provinsi Bali menggelar Pelayanan Keluarga Berencana Serentak (SEPADU), Rabu, 18 Juni 2025, bertempat di RS Bali Mandara.

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) serta Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32. Tidak hanya memberikan layanan KB, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi dan pemberdayaan masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga.

Turut hadir Ketua Bidang IV TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widyani Wiradana mewakili Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Baca Juga:  Posyandu Paripurna di Denpasar Terus Berlanjut, Masyarakat Dapat Manfaatkan Pelayanan Kesehatan Gratis

Dalam kesempatan itu, ia secara langsung menyaksikan pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang seperti IUD dan implan kepada para akseptor, sekaligus menyerahkan bantuan sembako.

“Keluarga Berencana adalah fondasi untuk membangun generasi yang sehat. Dengan mengatur kehamilan dan jarak kelahiran, kita bisa meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak,” ujarnya.

Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan, dan Kesejahteraan Keluarga DP3AP2KB Kota Denpasar, Made Ayu Wahyuni, menjelaskan bahwa kegiatan SEPADU dirancang dalam tiga tahap. Tahap pertama berlangsung di RS Bali Mandara dengan target 50 akseptor dari wilayah Denpasar Selatan dan Timur. Tahap kedua dijadwalkan pada 24 Juni 2025 di PMB Suryanti, Desa Peguyangan Kangin, menyasar Denpasar Barat dan Utara. Tahap ketiga akan digelar 28 Juni 2025 di RS Bali Med Denpasar dengan layanan KB MOP.

Baca Juga:  Posyandu Paripurna Tahap II Denpasar Resmi Ditutup, Layanan Terpadu Sentuh Balita hingga Lansia

Wakil Direktur Pelayanan RS Bali Mandara, dr. I Ketut Widiyasa, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menyebut sinergi antara fasilitas kesehatan dan pemerintah daerah menjadi kekuatan besar dalam mengedukasi masyarakat.

“Kami bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Ini bukan hanya soal layanan medis, tapi juga tentang menciptakan kesadaran dan semangat bersama membangun keluarga yang kuat dan sehat,” katanya.

Baca Juga:  131 Media Promosi Ditertibkan di Denpasar, Satpol PP Kembalikan Fungsi Trotoar untuk Pejalan Kaki

Senada, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For, MARS., menegaskan bahwa program KB adalah langkah strategis dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik.

“Perencanaan keluarga adalah kunci menciptakan generasi unggul. Jangan terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat, atau terlalu sering melahirkan. Semua itu harus direncanakan dengan bijak,” tegasnya.

Melalui SEPADU, Pemkot Denpasar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Keluarga Berencana semakin meningkat, serta membuka akses layanan KB yang merata dan berkualitas bagi seluruh warga Kota Denpasar.(per/ub)