Pemkab Buleleng Raih Penghargaan Nasional dari BKKBN RI atas Penurunan Angka Stunting

0
356
Pemkab Buleleng Raih Penghargaan Nasional dari BKKBN RI atas Penurunan Angka Stunting
Pemkab Buleleng Raih Penghargaan Nasional dari BKKBN RI atas Penurunan Angka Stunting. Sumber foto: Humas Buleleng

UPDATEBALI.com, SEMARANG – Komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menurunkan angka stunting mendapat apresiasi tinggi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Buleleng dalam Program Percepatan Penurunan Angka Stunting berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023.

Penghargaan ini diterima secara langsung oleh I Nyoman Riang Pustaka, Kepala Dinas P2KBP3A Buleleng, mewakili Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana, pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-31 tahun 2024 di Merapi Grand Ballroom PRPP Semarang, Jawa Tengah, Jumat 28 Juni 2024.

Baca Juga:  Pakar: Industri Migas Berpotensi Perkuat Ekonomi Pesisir Jika Dikelola Berkeadilan

Kabupaten Buleleng berhasil menempati peringkat keenam dari 15 kabupaten/kota di Indonesia dengan prevalensi angka stunting terendah. Data SKI tahun 2023 menunjukkan angka prevalensi stunting di Buleleng mencapai 6,2 persen, menjadikannya urutan ketiga terendah di Provinsi Bali setelah Kabupaten Badung dan Klungkung.

I Nyoman Riang Pustaka mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi semua pihak terkait dalam menjalankan program-program penurunan stunting. Selain fokus pada edukasi kepada calon pengantin dan pengantin baru, program 4T (Terlalu Muda, Terlalu Tua, Terlalu Sering, Terlalu Banyak) menjadi strategi utama dalam menangani penyebab stunting.

Baca Juga:  Kawal Program Balita Bebas Stunting, Pj Ketua TP PKK Bali Sambangi Kabupaten Klungkung

Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengapresiasi capaian ini sebagai bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengurangi stunting. Dari prevalensi yang tinggi pada awal kepemimpinannya, Buleleng berhasil menurunkan angka stunting menjadi enam persen. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan gotong royong untuk menjaga momentum penurunan angka stunting di masa mendatang.

Dengan penghargaan ini, Buleleng berkomitmen untuk terus meningkatkan program-program yang telah terbukti berhasil dalam menangani stunting, demi mewujudkan generasi muda yang sehat dan berkualitas di masa depan.

Baca Juga:  Rai Wahyuni Sanjaya Menerima Kunjungan Pj Ketua TP PKK Provinsi Bali dalam Program 'Berkunjung dan Berbagi' di Tabanan

Berita ini disampaikan dalam rangka memberikan apresiasi dan memotivasi upaya daerah lain dalam menangani stunting untuk kesejahteraan anak-anak Indonesia.(adv/ub)