Tiga Desa di Tejakula Dicanangkan Jadi Desa Cantik 2026, Buleleng Perkuat Data Berbasis Statistik

0
77
Buleleng resmi mencanangkan Desa Tembok, Les, dan Pacung sebagai Desa Cantik 2026 untuk memperkuat pengelolaan data dan mendukung pembangunan desa berbasis statistik yang lebih akurat.
Buleleng resmi mencanangkan Desa Tembok, Les, dan Pacung sebagai Desa Cantik 2026 untuk memperkuat pengelolaan data dan mendukung pembangunan desa berbasis statistik yang lebih akurat. Sumber foto : Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG — Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng resmi mencanangkan Desa Tembok, Desa Les, dan Desa Pacung di Kecamatan Tejakula sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026. Kegiatan pencanangan berlangsung di Wantilan Desa Tembok, Rabu, 6 Mei 2026.

Dalam sambutan Bupati Buleleng yang dibacakan Kepala Dinas PMDPPKB Buleleng, Made Supartawan, ditegaskan bahwa keberhasilan program Desa Cantik sangat ditentukan oleh kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga:  Sekda Buleleng Pimpin Bakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung

“Kolaborasi lintas sektor ini penting agar pelaksanaan program bisa lebih terukur dan efektif,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta para pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat penanganan berbagai isu strategis di tingkat desa, seperti penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, hingga peningkatan kualitas pendidikan.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Buleleng, Gede Iwan Santika, menjelaskan bahwa program Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi statistik sekaligus memperkuat kualitas pengelolaan data di desa.

Baca Juga:  IPKD Jadi Instrumen Utama Evaluasi Keuangan Daerah, Buleleng Fokus Tingkatkan Kinerja 2026

Melalui pembinaan statistik sektoral serta penguatan kapasitas sumber daya manusia, desa diharapkan mampu menghasilkan data yang valid, akurat, dan relevan untuk mendukung pembangunan.

“Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran,” ungkapnya.

Pencanangan Desa Cantik 2026 ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya program secara resmi. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam agen statistik kepada tiga desa sebagai langkah awal transformasi pengelolaan data berbasis statistik di tingkat desa.

Baca Juga:  Gubernur Koster Dukung MoU Pemenuhan Hak Administrasi Kependudukan untuk Anak Terlantar di Bali

Dengan pencanangan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola data desa guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat, terarah, dan berkelanjutan.(adv/ub)