Festasada 2026 Resmi Dibuka, Bupati Sutjidra Dorong Sukasada Jadi Pusat Pelestarian Budaya

0
206
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra resmi membuka Festasada 2026 di RTH Taman Bung Karno sebagai wadah pelestarian seni, adat, dan budaya Sukasada.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra resmi membuka Festasada 2026 di RTH Taman Bung Karno sebagai wadah pelestarian seni, adat, dan budaya Sukasada. Sumber foto : Humas Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Festival Seni Adat dan Budaya Sukasada (Festasada) 2026 resmi dibuka oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, di RTH Taman Bung Karno, Jumat, 17 April 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam upaya pelestarian dan pengembangan seni, adat, serta budaya lokal di Kecamatan Sukasada.

Dalam sambutannya, Sutjidra menegaskan bahwa Festasada bukan sekadar ajang hiburan, melainkan juga wadah edukasi, promosi daerah, dan penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya.

Baca Juga:  Bupati Harapkan MGTH Buleleng Bisa Jadi Mitra Pemerintah dalam Pembangunan

“Festasada Tahun 2026 menjadi wadah yang sangat strategis untuk menampilkan, melestarikan, sekaligus mengembangkan potensi seni, adat, dan budaya di Sukasada,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Buleleng, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival ini sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berbasis potensi lokal.

Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku seni dalam menjaga warisan budaya.

Baca Juga:  Bupati Buleleng Harapkan Danau Buyan Terus Dikembangkan

Selain itu, Sutjidra mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, seniman, hingga masyarakat. Ia berharap Festasada dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang mampu menarik wisatawan serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan, Festasada diharapkan mampu memperkuat jati diri masyarakat Sukasada sekaligus menjadi etalase budaya bagi Kabupaten Buleleng,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Camat Sukasada, I Komang Budiarsana, menyebut festival ini menjadi momentum kebangkitan seni budaya setelah sempat vakum sejak 2020.

Baca Juga:  Marga Festival II Resmi Dibuka, Bupati Sanjaya Ajak Masyarakat Tunjukkan Potensi Terbaik Daerah

“Kami ingin membangkitkan kembali seni dan budaya Sukasada yang adiluhung dan menjadi kebanggaan masyarakat,” ujarnya.

Festasada 2026 menampilkan beragam kesenian khas daerah, seperti Tari Selat Segara, baleganjur, kesenian menggoak-goakan dari Desa Panji, Rejang Renteng, hingga Burdah dari Desa Pegayaman yang mencerminkan akulturasi budaya.(adv/ub)