UPDATEBALI.com, BULELENG – Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, menggarisbawahi tiga arahan penting bagi seluruh jajaran Pemkab Buleleng dalam Apel Krida yang berlangsung di Taman Kota pada Jumat, 6 September 2024.
Arahan ini terkait dengan persiapan tes P3K, netralitas dalam Pemilukada, dan persiapan audit BPK.
Pertama, Sekda Gede Suyasa menekankan kepada seluruh jajaran Non ASN untuk mempersiapkan diri menghadapi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), yang akan dilaksanakan setelah seleksi CPNS.
“Saya sudah memberikan sosialisasi kepada 33 OPD dan kecamatan. Informasi sudah jelas, jadi tidak ada lagi keraguan. Siapkan diri dari sekarang dan hindari kesalahan kecil, terutama dalam administrasi berbasis aplikasi yang harus dilatih dan dibiasakan,” tegas Suyasa.
Kedua, Sekda Suyasa juga menyoroti pentingnya menjaga netralitas selama perhelatan Pemilukada. Dengan tahapan Pemilukada yang sudah berjalan dan pasangan calon Bupati, Wakil Bupati, Gubernur, dan Wakil Gubernur Bali yang telah ditetapkan, Suyasa mengingatkan seluruh jajaran untuk memegang teguh komitmen dan netralitas.
“Meski berniat baik, jika tindakan dilakukan pada waktu dan tempat yang salah, akan berdampak negatif. ASN harus hanya mencermati visi dan misi calon tanpa terlibat dalam kegiatan politik,” ungkapnya.
Ketiga, Sekda Suyasa juga mengingatkan pentingnya persiapan untuk audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pimpinan OPD diminta untuk tidak menunda dokumen, laporan, penjelasan yang diminta, dan memastikan kajian belanja barang dan jasa sudah disiapkan.
“Diharapkan agar pencapaian WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang telah diraih sepuluh kali sebelumnya tercermin pada pemeriksaan kali ini,” tambah Suyasa.
Arahan ini diharapkan dapat memperkuat kinerja dan komitmen seluruh jajaran Pemkab Buleleng, serta memastikan keberhasilan dalam berbagai aspek administrasi dan pemerintahan. (adv/ub)





