Kamis, Juni 13, 2024
BerandaBaliInflasi Stabil, Harga Kebutuhan Pokok Tetap Terjangkau di Buleleng

Inflasi Stabil, Harga Kebutuhan Pokok Tetap Terjangkau di Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENGPemerintah Kabupaten Buleleng, melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Pada rapat koordinasi inflasi yang digelar secara daring oleh Kementerian Dalam Negeri, Senin 13 Mei 2024, dipimpin langsung oleh Menteri Tito Karnavian dan dihadiri Asisten 2 Ni Made Rousmini bersama TPID Buleleng, terungkap bahwa sejumlah komoditas di Buleleng mengalami penurunan harga pada minggu kedua bulan Mei 2024.

Harga Sejumlah Komoditas Pangan di Buleleng, Mei 2024, Cenderung Stabil
Harga Sejumlah Komoditas Pangan di Buleleng, Mei 2024, Cenderung Stabil. Sumber foto: Kominfosanti Buleleng

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Buleleng, dari total 327 paket komoditas yang disurvei, 23 komoditas mengalami penurunan harga (deflasi), 23 mengalami kenaikan harga (inflasi), dan 281 komoditas lainnya stabil tanpa perubahan harga yang signifikan.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera 2023 Tabanan

Bahan pokok utama seperti beras cenderung mengalami penurunan harga seiring dengan peningkatan produksi dan dampak panen raya. Begitu juga dengan komoditas bergejolak seperti daging ayam ras dan tomat yang sebelumnya mengalami inflasi bulan April, kini mengalami deflasi. Namun, cabai merah yang sebelumnya deflasi berpotensi mengalami inflasi, bersama dengan bawang merah yang menunjukkan sinyal inflasi.

Baca Juga:  Bunda Paud Tabanan Buka Sosialisasi Transisi PAUD Ke Jenjang Sekolah Dasar yang Menyenangkan

Meskipun demikian, perlu diwaspadai bahwa sektor transportasi menjadi penyumbang inflasi tertinggi, mencapai 0,93%, dari angka inflasi bulan April sebesar 0,25%.

Meski begitu, Menteri Tito Karnavian menyatakan apresiasinya karena angka inflasi masih terkendali dan berada di bawah target nasional tahun ini, yaitu antara 2,5% dan 3,5%.

Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya menjaga inflasi agar harga bahan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat. Dia juga mengingatkan bahwa perlu langkah nyata untuk menahan laju inflasi agar tidak berlanjut pada periode bulan berikutnya.

Baca Juga:  Ombudsman Bali Minta Penjual Minyak Goreng tak Beri Syarat Tambahan

Harapannya, TPID Buleleng terus bersinergi dalam memantau, mengawasi, dan mengendalikan komoditas dari sisi produksi dan distribusi untuk menjaga stabilitas harga, khususnya pada komoditas pangan dan komponen bergejolak lainnya. Dengan demikian, daya beli masyarakat dapat tetap terjaga di tengah dinamika harga pasar yang fluktuatif. (adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments