UPDATEBALI.com, BANGLI – Jajaran Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Bhakti Penganyar dalam rangkaian Karya Pujawali Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, bertepatan dengan Wraspati Umanis Wuku Sinta, Kamis, 9 April 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Wakil Ketua DPRD I Made Oka Cahyadi Wiguna beserta anggota, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, serta jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.
Hadir pula Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Gatriwara Ny. Purnawati Ngurah Gede, serta Ketua DWP Ny. Swandewi Eddy Mulya.
Pelaksanaan Bhakti Penganyar diawali dengan pementasan Tari Topeng Paseban dari Banjar Abian Kapas Kaja, dilanjutkan Tari Rejang yang dibawakan oleh berbagai organisasi wanita di Kota Denpasar.
Suasana khidmat semakin terasa dengan lantunan pesantian oleh Sekaa Santi TPLAH Kota Denpasar serta iringan gambelan dari Sekaa Gong Kesuma Jaya.
Rangkaian prosesi kemudian ditutup dengan persembahyangan bersama yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Oka dari Griya Tegeh Karang Lumintang, dilanjutkan dengan penyerahan punia sebagai bentuk bhakti dan dukungan terhadap pelaksanaan karya.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan bahwa pelaksanaan Bhakti Penganyar tahun ini berlangsung lancar dan penuh kekhidmatan.
“Pelaksanaan persembahyangan Bhakti Penganyar tahun ini berjalan dengan lancar dan khidmat,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, Karya Pujawali Ngusaba Kedasa merupakan momentum penting bagi umat Hindu untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus sebagai ajang mulat sarira guna menjaga keseimbangan alam semesta.
“Melalui momentum ini, kita bersama-sama meningkatkan sradha dan bhakti serta memohon asung kerta wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” jelasnya.
Jaya Negara menambahkan, Bhakti Penganyar juga menjadi wujud rasa syukur Pemerintah Kota Denpasar atas kelancaran dalam menjalankan swadharma membangun daerah. Ia berharap semangat menyama braya terus terjaga, sejalan dengan visi pembangunan Kota Denpasar yang berlandaskan nilai kebersamaan.
“Semangat menyama braya diharapkan terus terjaga, sehingga yadnya sebagai wujud syukur dapat selaras dengan visi pembangunan Kota Denpasar dan Spirit Vasudhaiva Kutumbakam,” tambahnya.
Sementara itu, Pangemong Pura Ulun Danu Batur, Jero Gede Batur Duwuran, menjelaskan bahwa puncak karya telah dilaksanakan pada 2 April lalu. Rangkaian penganyar berlangsung dari 3 hingga 11 April dan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Bali, dengan panyineban dijadwalkan pada 12 April mendatang.
Ia mengajak seluruh umat Hindu untuk tangkil dan ngaturang bhakti selama rangkaian karya berlangsung, dengan harapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa menganugerahkan kerahayuan dan kesejahteraan bagi seluruh umat.(per/ub)





