spot_img
spot_img
BerandaBaliWali Kota Denpasar Hadiri Melaspas Banjar Sawah, Dorong Pelestarian Budaya

Wali Kota Denpasar Hadiri Melaspas Banjar Sawah, Dorong Pelestarian Budaya

UPDATEBALI.comDENPASAR – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pelaksanaan upacara melaspas lan mendem pedagingan Balai Banjar Sawah, Desa Adat Pedungan, Kamis 2 April 2026.

Upacara tersebut berlangsung bertepatan dengan Rahina Purnama Kedasa, Wrespati Watugunung.

Dalam kesempatan itu, Jaya Negara turut menandatangani prasasti serta menyerahkan bantuan belanja sesajen dari Pemerintah Kota Denpasar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) senilai Rp200 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan upacara adat.

Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Wirawan, Camat Denpasar Selatan IB Made Purwanasara, Bendesa Adat Pedungan I Ketut Dantara, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:  Dispar Denpasar: PPKM Level 3 untuk "Gas dan Rem" Pariwisata

Usai mengikuti rangkaian upacara, Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan warga dalam menyukseskan pembangunan sekaligus pelaksanaan upacara melaspas Balai Banjar tersebut. Ia menilai gotong royong yang ditunjukkan masyarakat merupakan nilai penting yang harus terus dijaga.

“Semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga adat dan budaya Bali. Nilai gotong royong harus tetap diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Pasca Angin Kencang, BPBD Tabanan Sebut Ada Empat Kejadian Pohon Tumbang

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar akan terus hadir mendukung berbagai kegiatan adat dan keagamaan masyarakat sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya.

“Semoga seluruh rangkaian upacara berjalan lancar dan memberikan kerahayuan bagi seluruh krama,” imbuhnya.

Sementara itu, Kelian Adat Banjar Sawah, I Made Gautama Yasa, mengungkapkan terima kasih atas kehadiran serta dukungan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa pembangunan Balai Banjar Sawah sebelumnya juga memperoleh bantuan hibah fisik sebesar Rp500 juta dari Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Apresiasi Yadnya Krama Bengkel dan Krama Lumbung Gede

Menurutnya, keberadaan balai banjar yang baru diharapkan dapat menunjang berbagai aktivitas masyarakat, baik dalam bidang adat, sosial, maupun budaya.

“Upacara melaspas ini bertujuan untuk menyucikan bangunan secara sekala dan niskala, sekaligus memohon keselamatan serta kerahayuan bagi seluruh krama,” jelasnya.

Dengan diresmikannya Balai Banjar Sawah, masyarakat diharapkan dapat semakin optimal dalam melaksanakan berbagai kegiatan kemasyarakatan dan adat di lingkungan Desa Adat Pedungan.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments