Gotong Royong Massal, Pemkab Jembrana Fokus Normalisasi Sungai Pascabanjir

0
70
Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama masyarakat dan aparat bergotong royong membersihkan saluran air dan sungai untuk mempercepat pemulihan pasca banjir dan mencegah banjir susulan.
Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama masyarakat dan aparat bergotong royong membersihkan saluran air dan sungai untuk mempercepat pemulihan pasca banjir dan mencegah banjir susulan. Sumber foto : Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANAPemerintah Kabupaten Jembrana terus menggalakkan kegiatan gotong royong pascabanjir dengan melibatkan masyarakat dan perangkat daerah.

Upaya ini dijalankan sesuai instruksi Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, yang menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan warga dalam mempercepat pemulihan.

Fokus utama gotong royong kali ini adalah membersihkan saluran air serta aliran sungai yang tersumbat akibat sampah, lumpur, dan material banjir. Normalisasi ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi saluran air sekaligus mencegah terjadinya banjir susulan.

Baca Juga:  Kisah Hangat di Rumah Singgah Jembrana, Keluarga Pasien Masak Bersama Berkat Uluran Tangan Dermawan

Bupati Kembang menegaskan bahwa kekuatan gotong royong masyarakat Jembrana adalah kunci dalam menghadapi bencana.

“Saya instruksikan seluruh jajaran perangkat daerah turun langsung bersama masyarakat. Pembersihan saluran air dan sungai menjadi prioritas agar aktivitas warga kembali normal dan risiko banjir bisa ditekan,” tegasnya.

Kegiatan gotong royong serentak yang dilaksanakan di berbagai titik pada Minggu, 21 September 2025 ini melibatkan sinergi masyarakat, perangkat daerah, serta TNI/Polri. Mereka bersama-sama mengangkat tumpukan sedimen, sampah, hingga melancarkan aliran air di sungai dan selokan.

Baca Juga:  'Promo Ketupat', Astra Motor Bali Berikan Penawaran Spesial 

Selain itu, Pemkab Jembrana sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan kepada ribuan warga terdampak banjir.

Upaya komprehensif yang mencakup pembersihan, bantuan sosial, hingga penguatan kesiapsiagaan ini diharapkan mempercepat pemulihan serta meningkatkan ketahanan masyarakat menghadapi musim penghujan.(yud/ub)