Pelayanan Kesehatan Berintegritas, UPTD Puskesmas Sawan I Masuk Penerima Penghargaan WBK dan WBBM

0
199
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengikuti secara daring penyerahan penghargaan Zona Integritas 2025 yang diraih UPTD Puskesmas Sawan I dari Kementerian PANRB.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengikuti secara daring penyerahan penghargaan Zona Integritas 2025 yang diraih UPTD Puskesmas Sawan I dari Kementerian PANRB. Sumber foto : Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Sawan I menjadi salah satu perwakilan Kabupaten Buleleng yang meraih penghargaan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2025 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan secara daring oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Rabu, 11 Februari 2026.

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas upaya peningkatan kualitas tata kelola pelayanan publik yang berintegritas serta berorientasi pada hasil, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah.

Baca Juga:  Belajar dari Erupsi hingga Pandemi, OJK Kembali Gulirkan Kebijakan Pemulihan

Capaian tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan yang transparan dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PANRB RI Rini Widyantini menyampaikan bahwa kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” merupakan bagian dari evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Zona Integritas.

Baca Juga:  Warisan Sejarah Jadi Prioritas, Kota Singaraja Siap Ditata Ulang oleh Bupati Buleleng

Kementerian PANRB terus mendorong birokrasi agar semakin berdampak, transparan, dan selaras dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Penyerahan penghargaan SAKIP dan ZI Tahun 2025 ini merupakan bentuk apresiasi kepada instansi pemerintah yang telah menunjukkan upaya terbaik dalam memperkuat tata kelola reformasi birokrasi serta menghadirkan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Ia menegaskan, evaluasi AKIP dan ZI merupakan bagian dari masa transisi menuju sistem akuntabilitas yang lebih berdampak, tidak lagi hanya berfokus pada pemenuhan administratif, tetapi juga menjadi pendorong pencapaian prioritas pembangunan nasional.

Baca Juga:  Patroli Udara Diterjunkan, Pastikan Keamanan Kegiatan FMCBG dan FCBD

“SAKIP dan ZI bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen nyata dalam mendukung prioritas Presiden dan pembangunan nasional, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, hilirisasi industri, perbaikan layanan kesehatan dan pendidikan, serta penguatan ketahanan pangan,” tegasnya.

Dengan penghargaan tersebut, Puskesmas Sawan I diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjadi contoh bagi unit pelayanan lainnya dalam membangun birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani.(adv/ub)