spot_img
spot_img
BerandaBaliNuanu Tanam 1.000 Pohon Lokal, Perkuat Restorasi Ekologi dan Ruang Hijau Berkelanjutan

Nuanu Tanam 1.000 Pohon Lokal, Perkuat Restorasi Ekologi dan Ruang Hijau Berkelanjutan

UPDATEBALI.comTABANANNuanu Creative City memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui peluncuran program penanaman 1.000 pohon lokal di kawasan kreatif seluas 44 hektare di Bali. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengintegrasikan restorasi lingkungan ke dalam pengembangan kawasan.

Inisiatif yang dipimpin Magic Garden dan didukung Nuanu Social Fund tersebut akan menghadirkan berbagai spesies pohon lokal di sejumlah titik kawasan Nuanu, mulai dari ruang publik, taman, area pura, pinggir jalan, hingga area yang berhubungan langsung dengan aktivitas komunitas.

Program ini juga dijalankan bersama Kebun Raya Eka Karya Bali yang berperan dalam mendukung konservasi tanaman lokal, pelestarian biodiversitas, serta restorasi lingkungan jangka panjang.

Melalui kolaborasi tersebut, Nuanu ingin menciptakan lanskap yang lebih hijau, resilien, sekaligus mampu menjaga keseimbangan antara perkembangan kawasan dengan keberlanjutan ekosistem.

CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, mengatakan pembangunan kawasan tidak hanya diukur dari pertumbuhan infrastruktur maupun jumlah pengunjung, tetapi juga dari kondisi lingkungan yang tetap terjaga.

Baca Juga:  Festival Astra 2024, Merayakan Kontribusi Sosial Berkelanjutan untuk Indonesia

“Sebagai sebuah pengembangan kawasan, Nuanu bisa dijelaskan dengan sederhana: ketika semuanya selesai dibangun, jumlah pohon di sini akan lebih banyak dibanding saat kami memulainya. Bagi kami, hari ini menjadi simbol dari hal-hal yang kami upayakan setiap hari, menanam pohon yang akan tumbuh bersama Nuanu, menghormati alam, dan menjaga biodiversitas asli Bali. Pada dasarnya, Nuanu ingin menjadi platform di mana hal-hal luar biasa yang sudah dimiliki Bali dapat terus tumbuh dan berkembang,” ujar Lev Kroll.

Ia menambahkan, keterlibatan komunitas dan para mitra menjadi elemen penting dalam keberhasilan program penghijauan tersebut.

“Kami percaya alam harus menjadi bagian penting dari setiap pengembangan kawasan. Yang membuat inisiatif 1.000 pohon ini istimewa adalah karena kami melakukannya bersama komunitas dan para partner. Kami selalu terinspirasi oleh bagaimana alam dapat mempertemukan banyak orang, karena setiap pohon memiliki ceritanya sendiri, dan Nuanu dibangun dari cerita-cerita tersebut,” tambah Lev Kroll.

Baca Juga:  Tampilkan 21 Karya Seni Lukis, NADI 96 Gelar Pameran di Santrian Art Gallery

Melalui Magic Garden, Nuanu juga terus mengembangkan ruang hijau yang tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi sekaligus memiliki nilai ekologis dan edukatif bagi masyarakat maupun pengunjung.

Sementara itu, Head of Nuanu Social Fund, Auditya Sari, menegaskan pelestarian lingkungan perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang dilakukan secara konsisten dan melibatkan banyak pihak.

“Tanggung jawab terhadap lingkungan harus hadir melalui tindakan yang nyata dan dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Auditya Sari.

“Inisiatif ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga tentang membangun hubungan yang lebih dekat antara manusia dan alam. Ketika komunitas, partner, dan pengunjung ikut terlibat dalam prosesnya, akan tumbuh rasa memiliki, keterhubungan, dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan yang dibangun dan dijaga bersama,” sambungnya.

Dalam kegiatan penanaman tersebut, komunitas, media, pegiat lingkungan, hingga para undangan turut diberikan kesempatan menanam pohon dan memasang penanda pada pohon yang ditanam sebagai bentuk keterlibatan jangka panjang terhadap pertumbuhan ekosistem di kawasan Nuanu.

Baca Juga:  Komitmen Lestarikan Lingkungan, Desa Lokapaksa Fokuskan Penanaman Pohon Penahan Air

Assistant Manager of Horticulture Sub-Holding Bali Botanical Garden & Purwodadi Botanical Garden, Hadhiyyah N. Cahyono, menilai kolaborasi lintas institusi seperti ini menjadi langkah positif dalam memperkuat pelestarian biodiversitas di Bali.

“Kami melihat adanya keselarasan nilai dengan Nuanu, terutama dalam bagaimana lingkungan ditempatkan sebagai bagian penting dari pembangunan jangka panjang, bukan sekadar pelengkap,” ujar Hadhiyyah N. Cahyono.

“Inisiatif seperti ini menunjukkan bagaimana kolaborasi lintas institusi dapat mendukung pelestarian biodiversitas, meningkatkan kesadaran lingkungan, serta mendorong praktik pembangunan yang lebih bertanggung jawab di Bali,” tambahnya.

Program penanaman 1.000 pohon ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Nuanu dalam membangun kawasan kreatif yang tumbuh selaras dengan budaya, komunitas, infrastruktur, dan kelestarian alam.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments