UPDATEBALI.com, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Lomba Ketangkasan Menembak Kapolres Tabanan Cup yang dirangkaikan dengan kegiatan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Menembak Praja Rastra Gandewa, Polsek Penebel, Polres Tabanan, Senin, 15 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tabanan, jajaran kepolisian, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendukung keamanan, kebersamaan, dan pelestarian lingkungan.
Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Kapolres Tabanan, jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, Asisten III Setda Tabanan, kepala perangkat daerah terkait, Camat Penebel, anggota kepolisian, serta para peserta lomba.
Setibanya di lokasi, Bupati Sanjaya bersama jajaran mengikuti apel sebagai pembuka rangkaian kegiatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon kelapa yang menjadi simbol peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Suasana semakin semarak dengan pelaksanaan Lomba Ketangkasan Menembak Kapolres Tabanan Cup yang diikuti oleh personel Polri, anggota Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Tabanan, serta insan media yang tergabung dalam Pawarta Tabanan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan mengedepankan aspek keamanan, sportivitas, dan kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya memberikan apresiasi atas inisiatif Polres Tabanan yang menggabungkan olahraga, silaturahmi, dan aksi peduli lingkungan dalam satu kegiatan.
Menurutnya, olahraga menembak merupakan cabang olahraga yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Kabupaten Tabanan. Selain membutuhkan keterampilan teknis, olahraga ini juga melatih konsentrasi, ketepatan, fokus, dan kedisiplinan.
Sanjaya juga mengingatkan bahwa penggunaan senjata harus selalu disertai rasa tanggung jawab yang tinggi. Ia menegaskan bahwa setiap pengguna senjata wajib memahami prosedur dan aturan yang berlaku demi menghindari risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Penggunaan senjata harus disertai dengan rasa tanggung jawab yang tinggi karena memiliki potensi bahaya yang besar apabila tidak digunakan secara tepat dan sesuai aturan,” pesannya.
Sementara itu, Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Menurutnya, kemampuan menembak merupakan salah satu kompetensi penting yang menunjang pelaksanaan tugas anggota kepolisian. Selain itu, olahraga menembak juga menjadi sarana melatih fokus, pengendalian diri, dan ketelitian.
Kapolres juga menilai keterlibatan unsur Forkopimda, Perbakin, serta berbagai komunitas dalam kegiatan tersebut mencerminkan eratnya sinergitas yang telah terbangun di Kabupaten Tabanan.
“Dengan merajut sinergitas Forkopimda dan komunitas Perbakin adalah bukti nyata dari indahnya kebersamaan. Dengan olahraga kita menghubungkan sekat formal birokrasi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, serta mematuhi standar keamanan selama perlombaan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi olahraga, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kemajuan daerah.(den/ub)





