spot_img
spot_img
BerandaBaliFestival Budaya Internasional di Buleleng, Promosi Bali Utara ke Mancanegara

Festival Budaya Internasional di Buleleng, Promosi Bali Utara ke Mancanegara

UPDATEBALI.com, BULELENG Kabupaten Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang seni budaya bertaraf internasional.

Festival yang diinisiasi atas kerja sama IOV-UNESCO, Sanggar Seni Santhi Budaya, serta sejumlah mitra pendukung ini resmi dibuka pada Senin, 22 September 2025 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bungkarno.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, melalui Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, I Nyoman Wisandika, secara resmi membuka gelaran tersebut. Tahun ini menjadi kali kedua Buleleng menyelenggarakan festival bergengsi ini.

Baca Juga:  WN Amerika tewas bunuh diri di Gianyar-Bali

Sebanyak 76 delegasi dari tiga negara, yakni Korea Selatan, India, dan Hungaria, turut hadir dalam festival. Selain itu, dua kelompok seni dari Jawa Tengah, yakni Tegal dan Kudus, ikut meramaikan dengan penampilan khas daerah masing-masing.

Dalam sambutan Bupati Sutjidra yang dibacakan Kadis Wisandika, ditegaskan bahwa Buleleng memiliki sejarah panjang dalam bidang ekonomi, pemerintahan, multikulturalisme, pendidikan, hingga peradaban Nusantara.

Baca Juga:  PLN Berikan Edukasi pada Anak-anak Energi Terbarukan Melalui Taman Bermain

Hal ini menjadikan Bali Utara sebagai panggung yang tepat untuk penyelenggaraan acara internasional, khususnya dalam bidang seni budaya.

“Dengan hadirnya delegasi dari berbagai negara, kami berharap promosi Buleleng bisa meluas ke mancanegara. Selama ini masih ada ketimpangan kunjungan wisatawan antara Bali Utara dan Bali Selatan,” jelasnya.

Lebih jauh, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada IOV-UNESCO, Sanggar Seni Santhi Budaya, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya festival ini. Ia berharap acara tersebut dapat berkelanjutan dan masuk dalam kalender tahunan promosi Buleleng.

Baca Juga:  Resmikan Tiga TK Negeri di Kecamatan Banjarangkan, Bupati Suwirta Gelorakan Sprit "Gema Santi"

“Semoga selama berada di Buleleng para delegasi mendapat pengalaman terbaik, dan Buleleng makin dikenal sebagai mutiara terpendam yang sulit diungkapkan keindahannya,” tutup Wisandika.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments