Disabilitas Denpasar Tampil Percaya Diri di Utsawa Dharma Gita, Wawali Arya Wibawa Beri Apresiasi

0
174
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, membuka Utsawa Dharma Gita bagi penyandang disabilitas untuk merayakan HUT ke-238 kota sekaligus mendorong partisipasi dan pelestarian budaya Bali.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, membuka Utsawa Dharma Gita bagi penyandang disabilitas untuk merayakan HUT ke-238 kota sekaligus mendorong partisipasi dan pelestarian budaya Bali. Sumber foto : Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial kembali menggelar Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas di Gedung Santi Graha Denpasar, Kamis, 19 Februari 2026.

Kegiatan bertema “Widya Guna Sudha Paripurna” tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar, sekaligus memberikan ruang partisipasi yang setara bagi penyandang disabilitas dalam bidang seni, budaya, dan keagamaan sebagai bagian dari penguatan masyarakat inklusif.

Baca Juga:  Tiga Bulan Terakhir, Kasus Anjing Positif Rabies di Jembrana Meningkat Drastis

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, lembaga pendidikan, organisasi penyandang disabilitas, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa Utsawa Dharma Gita bukan sekadar ajang lomba seni dan pelestarian budaya Bali, tetapi juga menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun kota yang ramah dan terbuka bagi semua kalangan.

“Kami percaya bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menunjukkan kemampuan dan dedikasi. Melalui kegiatan ini, kita menyaksikan bahwa semangat, ketulusan, dan kekuatan jiwa para peserta merupakan inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga nilai kebersamaan, empati, dan saling menghargai,” ujarnya.

Baca Juga:  Astra Motor Bali Pulihkan Kendaraan Penyandang Disabilitas, Perkuat Mobilitas Lewat Program CSR

Ia berharap, melalui kegiatan ini kecintaan terhadap Dharma Gita semakin tumbuh serta semangat kebersamaan dan toleransi terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Denpasar.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Denpasar, A.A. Ayu Diah Kurniawati, didampingi perwakilan penyandang disabilitas Kota Denpasar, Gusti Ayu Arini, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengembangkan potensi, bakat, serta kreativitas penyandang disabilitas di bidang seni dan budaya Bali.

Selain sebagai ajang pengembangan diri, kegiatan ini juga menjadi sarana melestarikan seni Dharma Gita sebagai bagian dari warisan budaya dan tradisi spiritual Hindu Bali, sekaligus memperkuat komitmen menjadikan Denpasar sebagai kota ramah disabilitas yang menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan kemanusiaan.

Baca Juga:  Gubernur Koster Kukuhkan Paskibraka Provinsi Bali Tahun 2022

Adapun kegiatan yang berlangsung sehari tersebut diisi dengan sejumlah lomba, di antaranya lomba macepat remaja yang diikuti tujuh peserta dari SLB Negeri 1 dan SLB Negeri 3 Denpasar.

Selain itu, digelar pula lomba macepat dewasa yang diikuti sepuluh peserta dari DPC Pertuni Kota Denpasar dan DPC HWDI Kota Denpasar.

Panitia menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan.(per/ub)