spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungASN Jangan Sampai Tekor! TPAKD Badung Gaspol Edukasi Investasi Legal di Financial...

ASN Jangan Sampai Tekor! TPAKD Badung Gaspol Edukasi Investasi Legal di Financial Clinic #3

UPDATEBALI.com, BADUNGPemerintah Kabupaten Badung melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) menggelar Financial Clinic #3 bertajuk “ASN Anti Boncos: Memahami Investasi Legal dan Bahaya Investasi Bodong” di Ruang Pertemuan Kantor Camat Kuta Selatan, Kamis, 19 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk membentengi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari maraknya praktik investasi ilegal yang berpotensi merugikan secara finansial.

Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) guna meningkatkan literasi dan kecakapan pengelolaan keuangan di kalangan pegawai pemerintah.

Acara dibuka Camat Kuta Selatan, Dr. I Ketut Gede Arta, dan diikuti 30 staf Kantor Camat serta perwakilan staf dari seluruh kelurahan dan desa se-Kecamatan Kuta Selatan.

Baca Juga:  Pemerataan Akses Pendidikan, Wayan Koster Hadirkan 17 Sekolah Baru di Bali

“Pada hari ini dilakukan sosialisasi berkaitan dengan literasi keuangan bagi ASN di Kecamatan Kuta Selatan. Selain menjalankan tugas pelayanan publik, seluruh pegawai diharapkan memiliki literasi terhadap investasi. Jangan sampai pemahaman mengenai investasi justru diperoleh dari media sosial yang belum tentu kebenarannya. Yang ingin kita bangun bukan hanya peningkatan kualitas pelayanan publik, tetapi juga sumber daya manusia yang profesional”, ujar Dr. I Ketut Gede Arta.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diperkenalkan pada lima komponen utama literasi keuangan, yakni regulasi, narasi, aksi, dampak, dan keberlanjutan. Diharapkan, pemahaman komprehensif atas aspek tersebut mampu menjadikan ASN tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjadi rujukan informasi yang benar bagi masyarakat.

Baca Juga:  Panen Cabai Subak Cuculan, Strategi Pemerintah Denpasar Jaga Inflasi Pangan

“Mudah-mudahan literasi yang diberikan dapat bermanfaat dan berdampak, baik bagi kemampuan personal ASN maupun dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat”, lanjutnya.

Kegiatan menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali serta perwakilan Bank BPD Bali Cabang Badung.

Perwakilan Bank BPD Bali Cabang Badung, Putu Eli Desi Arisandi, menekankan pentingnya literasi keuangan untuk mencegah masyarakat terjerumus dalam berbagai modus penawaran ilegal.

“Tanpa literasi keuangan yang memadai, masyarakat akan mudah terpengaruh berbagai penawaran yang menyesatkan, misalnnya pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan kejahatan siber yang mengatasnamakan lembaga keuangan resmi. Hal tersebut tentu dapat merugikan nasabah maupun instansi”, katanya.

Baca Juga:  Sidang Promosi Doktor I Putu Agus Santana dari Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi FEB Unud

Ia berharap, melalui kegiatan ini, ASN semakin bijak dalam mengelola keuangan secara sederhana dan terencana.

“Semoga dari financial clinic ini masyarakat menjadi lebih sejahtera, aman, serta terlindungi dari praktik keuangan ilegal”, pungkas Eli Desi.

Melalui Financial Clinic #3 ini, Pemkab Badung menegaskan komitmennya menjadikan ASN sebagai garda terdepan dalam literasi keuangan sekaligus agen edukasi bagi masyarakat dalam mengenali investasi legal dan menghindari investasi bodong.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments