spot_img
spot_img
BerandaBaliBunda Rai Dorong Penguatan Posyandu 6 SPM, Tekan Angka Stunting di Tabanan

Bunda Rai Dorong Penguatan Posyandu 6 SPM, Tekan Angka Stunting di Tabanan

UPDATEBALI.com, TABANAN – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, membuka kegiatan Advokasi dan Koordinasi Pengelolaan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan tahun 2026.

Kegiatan ini digelar di Warung CS Bedha, Wanasara, Bongan, Tabanan, Kamis 12 Maret 2026, dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari tingkat provinsi hingga kecamatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali bersama jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Sekretaris Tim Pembina Posyandu, serta tim pembina posyandu dari seluruh kecamatan di Tabanan.

Dalam arahannya, Bunda Rai menekankan bahwa pertemuan koordinasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat pelaksanaan program posyandu setelah adanya transformasi layanan yang kini mengacu pada enam SPM.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Apresiasi Ngaben Masal Kinembulan, Metatah dan Mepetik Desa Adat Munduktemu

“Koordinasi seperti ini penting agar kita bisa berbagi pengalaman sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan dalam menjalankan program posyandu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan koordinasi serupa ke depan tidak hanya berfokus pada bidang kesehatan, tetapi juga akan melibatkan sektor lain seperti pendidikan, pekerjaan umum, dan sosial. Hal ini bertujuan agar semua pihak memahami peran masing-masing dalam mendukung penguatan posyandu.

Baca Juga:  KKN-PPM XXV Unud Desa Kutampi Kaler Persiapkan Lokasi Penyuluhan Stunting dan Pemeriksaan Kesehatan

Menurutnya, pelaksanaan program kesehatan melalui posyandu di Tabanan sejauh ini sudah berjalan baik, namun peningkatan kualitas pelayanan tetap perlu dilakukan, terutama dalam upaya pencegahan stunting.

“Posyandu merupakan garda terdepan dalam penanganan stunting. Oleh karena itu kualitas layanan harus terus diperkuat, termasuk melalui dukungan program pemerintah daerah seperti Semara Ratih yang menekankan pencegahan sejak usia remaja,” jelasnya.

Menjelang lomba posyandu tingkat provinsi yang akan menilai implementasi enam SPM, Bunda Rai juga mengajak seluruh jajaran dari tingkat kabupaten hingga desa untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam menjalankan program tersebut.

Baca Juga:  Ribuan Umat Muslim Laksanakan Shalat Idul Fitri di Lapangan Renon

Ia menyebutkan bahwa dari total 832 posyandu yang ada di Kabupaten Tabanan, seluruhnya diharapkan sudah mengimplementasikan layanan berbasis enam SPM secara optimal.

Selain itu, Bunda Rai juga mengingatkan pentingnya sosialisasi, pembinaan, serta monitoring secara berkelanjutan agar kebijakan yang telah ditetapkan benar-benar diterapkan di lapangan.

“Melalui implementasi yang konsisten, kita berharap angka stunting di Tabanan dapat terus ditekan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.

Kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber terkait penguatan implementasi posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments