UPDATEBALI.com, DENPASAR – Sebanyak 261 calon Jamaah Haji asal Kota Denpasar resmi dilepas menuju Embarkasi Sukolilo Surabaya oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Terminal Ubung Denpasar, Jumat 8 Mei 2026 sore.
Pelepasan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan keberangkatan ibadah Haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Denpasar, Anwar Hidayat, Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmaja, unsur Polresta Denpasar, serta para keluarga calon jamaah.
Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa mengingatkan seluruh calon jamaah agar menjaga kondisi fisik selama menjalani seluruh tahapan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, ibadah haji membutuhkan kesiapan jasmani maupun rohani.
Ia menekankan pentingnya menjaga pola makan, berolahraga, serta mengikuti seluruh arahan pembimbing agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar.
“Ikuti bimbingan manasik yang dilakukan di tanah air maupun yang akan dilakukan di perjalanan dan di tanah suci. Ingatlah untuk saling menjaga, mengedepankan rasa menyame braya nanti di sana, serta saling mengingatkan dan tidak lupa juga untuk selalu berdoa agar bapak ibu sekalian dapat melaksanakan ibadah Haji dengan lancar, serta dapat kembali pulang ke tanah air dengan selamat dan menjadi Haji Mabrur,” ujar Arya Wibawa.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Denpasar, Anwar Hidayat menjelaskan, total jamaah yang diberangkatkan tahun ini berjumlah 261 orang. Rinciannya terdiri atas 120 jamaah laki-laki dan 138 jamaah perempuan, ditambah satu orang Petugas Haji Daerah (PHD) serta dua pembimbing KBIHU.
Ia menyebut jamaah termuda berusia 13 tahun, sedangkan jamaah tertua berumur 83 tahun.
Para jamaah asal Denpasar tergabung dalam Kloter 70 dan 71 Embarkasi Surabaya. Mereka dijadwalkan berangkat menuju Arab Saudi pada 10 Mei 2026 dan kembali ke Indonesia pada 19 Juni 2026.
Anwar Hidayat menambahkan, pelaksanaan ibadah haji merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan berbagai instansi. Karena itu, koordinasi lintas sektor telah dilakukan sejak awal untuk memastikan seluruh proses berjalan baik.
“Tentunya penyelenggaran ibadah Haji sendiri merupakan tanggung jawab pemerintah dan melibatkan banyak pihak. Oleh sebab itu, sejak awal Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Denpasar telah melakukan persiapan, di antaranya melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait, seperti Kantor Imigrasi, Dinas Kesehatan hingga Kantor Kesehatan Pelabuhan,” ungkapnya.
Pelepasan calon jamaah berlangsung khidmat dan penuh haru. Sejumlah keluarga tampak mengantar keberangkatan jamaah sambil memberikan doa agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jamaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.(per/ub)





