spot_img
spot_img
BerandaUncategorizedProgram ‘Bungan Desa’ Jadi Tonggak Sejarah Kunjungan ke-49 di Desa Tengkudak

Program ‘Bungan Desa’ Jadi Tonggak Sejarah Kunjungan ke-49 di Desa Tengkudak

UPDATEBALI.com, TABANAN – Program unggulan Bupati Ngantor di Desa atau “Bungan Desa” kembali mencatatkan sejarah dengan kunjungan yang ke-49. Dipelopori oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M, program ini telah berhasil menjangkau berbagai pelosok desa di Tabanan, membawa pelayanan langsung kepada masyarakat. Bupati Sanjaya tidak hanya memimpin, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, dimulai dari Desa Tengkudak, Kecamatan Penebel.

Dalam kunjungannya ke Desa Tengkudak, Bupati Sanjaya fokus pada berbagai potensi unggulan desa, seperti produksi pertanian “Beras Merah”, ketan hitam (injin), madu kele-kele, serta budidaya ikan nila dan lele. Produk-produk ini diolah menjadi kuliner khas seperti nila goreng rapuh tulang. Selain itu, Desa Tengkudak juga memiliki potensi wisata Kampoeng Jalak Bali dengan budidaya dan pelepasliaran burung endemik asli Bali tersebut.

Baca Juga:  Menparekraf Persilakan Warga Berwisata Asal Tetap Patuh Prokes

Pada kunjungan tersebut, Bupati Sanjaya didampingi oleh anggota DPRD Tabanan, Sekda, para asisten, kepala OPD, camat se-Kabupaten Tabanan, serta tokoh masyarakat dan instansi terkait. Antusiasme masyarakat menunjukkan betapa relevan dan dibutuhkannya program ini.

Salah satu keberhasilan program “Bungan Desa” adalah peningkatan aksesibilitas pelayanan publik, mulai dari perijinan, pendidikan, hingga kesehatan. Kehadiran Bupati Sanjaya dan jajaran tidak hanya mengangkat potensi Desa Tengkudak, tetapi juga mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Kunjungan ini juga ditandai dengan momen gemilang saat Bupati Sanjaya mengunjungi Kelompok Wanita Tani (KWT) “Dwi Tunggal” yang terlibat dalam pembuatan Nila Rapuh Tulang. Kemudian, Bupati meresmikan Kampoeng Jalak Bali di Banjar Tingkih Kerep, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pelepasan dua pasang burung Jalak Bali.

Baca Juga:  Bupati Suwirta Sambut Kas Keliling 3T dan KRI Singa 651 di Nusa Penida

“Hari ini saya berada di Desa Tengkudak dalam rangka Bungan Desa. Biasanya kita berkantor di Desa pada pagi hari, tetapi sekarang dari siang sampai malam. Ini sebagai bukti cinta kasih pemerintah terhadap masyarakat di Desa kita. Tujuannya untuk mendekatkan pelayanan kita di Kabupaten Tabanan, termasuk perijinan, KTP, kesehatan, perpustakaan, dan lain-lain. Animo masyarakat sangat luar biasa,” ujar Sanjaya dalam wawancara singkat.

Bupati Sanjaya juga mengapresiasi potensi Desa Tengkudak, termasuk kunjungan ke KWT Dwi Tunggal yang memiliki kuliner khas Nila Tulang Rapuh.

“Kita juga melihat sektor pertanian dan perkebunan, serta melepas burung Jalak Bali sebanyak 20 ekor. Ini luar biasa, ada awig-awig perarem yang menjaga lingkungan, merawat pertiwi,” tambahnya.

Baca Juga:  Denpasar Raih Penghargaan MCP Terbaik Kategori Pemerintah Kota

Selain itu, Bupati Sanjaya bertemu dengan wisatawan mancanegara yang menyaksikan pelepasan burung Jalak Bali dan mengapresiasi keberadaan Kampoeng Jalak Bali.

“Tujuannya untuk mengangkat persoalan seperti infrastruktur, adat, sosial, dan Bumdes, sehingga Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani bisa cepat terwujud demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Perbekel Desa Tengkudak, I Ketut Suartanca, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati dan jajaran di Desa Tengkudak.

“Ini momen penting yang akan selalu diingat oleh masyarakat dan generasi mendatang. Semoga Bungan Desa ini memberikan manfaat bagi masyarakat kami, termasuk dalam menjaga lingkungan,” ujar Suartanca.

Program “Bungan Desa” terus menunjukkan keberhasilannya dalam mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat desa, sekaligus mengangkat potensi lokal yang ada di setiap desa di Kabupaten Tabanan. (den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments