spot_img
spot_img
BerandaBali107 Kelompok Masyarakat Terima Hibah, Bupati Kembang Tekankan Penggunaan Dana Sesuai RAB

107 Kelompok Masyarakat Terima Hibah, Bupati Kembang Tekankan Penggunaan Dana Sesuai RAB

UPDATEBALI.com, JEMBRANAPemerintah Kabupaten Jembrana menyalurkan dana hibah kepada 107 kelompok masyarakat dengan total nilai lebih dari Rp3,5 miliar.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jembrana dalam kegiatan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Kamis, 25 Juni 2026.

Dana hibah tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi swadaya dalam pembangunan di Kabupaten Jembrana.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Jembrana, I Ketut Armita, menjelaskan bahwa hibah yang disalurkan melalui Disparbud Jembrana diberikan kepada 99 kelompok masyarakat dengan total nilai sekitar Rp3 miliar.

Baca Juga:  HUT ke-422 Singaraja Berlangsung Meriah, Gubernur Koster Puji Percepatan Pembangunan Buleleng

Sementara melalui Kesbangpol Jembrana, bantuan hibah diberikan kepada delapan kelompok dengan total nilai Rp548 juta.

Menurut Armita, seluruh penerima hibah memiliki kewajiban untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan serta menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penerima hibah diharapkan melaksanakan kegiatan sesuai dengan RAB yang telah ditetapkan. Seluruh laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah paling lambat disampaikan pada Desember 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menegaskan bahwa pengelolaan dana hibah harus dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia mengingatkan seluruh kelompok penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut sesuai peruntukannya.

Baca Juga:  PDI Perjuangan Gelar Pelatihan Advokasi Perempuan dan Anak di Tabanan

“Pertanggungjawabkan dana yang sudah diterima dengan baik, sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan,” tegasnya.

Bupati Kembang juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam penggunaan dana hibah karena bantuan yang diberikan bersumber dari anggaran pemerintah yang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, ia mengakui bahwa besaran bantuan yang diberikan belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan program yang diajukan oleh masyarakat. Oleh karena itu, semangat gotong royong dan partisipasi swadaya tetap diperlukan untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga:  Hadiri Perayaan HUT Baladika Bali, Wabup Badung Apresiasi Program Komposter untuk Warga Sading

“Mengingat bantuan ini belum mampu menutupi seluruh kebutuhan, saya sangat berharap kita dapat saling mendukung melalui swadaya masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pembangunan daerah. Dengan dukungan swadaya, berbagai program yang telah direncanakan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Penyaluran hibah ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mendukung kegiatan sosial, budaya, kemasyarakatan, dan penguatan kelembagaan yang ada di tengah masyarakat.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments