UPDATEBALI.com, BADUNG — Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, Yunita Alit Sucipta, melakukan kunjungan langsung ke kediaman perajin disabilitas di Banjar Beng, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Jumat 24 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap pengembangan potensi ekonomi warga difabel di daerah tersebut.
Dalam kunjungan itu, Yunita menyambangi I Ketut Tirtayasa, warga disabilitas yang mengembangkan kerajinan berbahan dasar limbah kertas koran. Hasil karyanya berupa bokor, tempat tisu, tas, hingga berbagai wadah dekoratif bernilai seni.
Yunita mengapresiasi semangat kemandirian yang ditunjukkan perajin tersebut. Menurutnya, keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk tetap produktif dan berdaya secara ekonomi.
“Ini menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya. Justru dari sini lahir kreativitas yang bernilai ekonomi,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, rombongan GOW Badung menyerahkan bantuan dana motivasi serta bahan baku berupa kertas koran untuk menunjang produksi kerajinan. Selain itu, Yunita juga melakukan pemesanan produk hasil karya perajin sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keberlangsungan usaha mikro berbasis kerajinan serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM disabilitas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, organisasi perempuan, serta TP PKK Desa Carangsari yang memberikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.
Melalui kegiatan ini, GOW Badung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan kelompok rentan agar mampu mandiri secara ekonomi melalui sektor usaha kreatif.(den/ub)





