Sabtu, Juli 20, 2024
BerandaBaliFraksi - Fraksi DPRD Buleleng Sepakat Lanjutkan Pembahasan Tiga Ranperda

Fraksi – Fraksi DPRD Buleleng Sepakat Lanjutkan Pembahasan Tiga Ranperda

UPDATEBALI.com, BULELENG – Seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng akhirnya sepakat melanjutkan pembahasan tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) dalam sidang paripurna, yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Buleleng, pada Senin 11 September 2023.

Dimana ketiga Ranperda tersebut diantaranya, Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Ranperda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RP2LH) Tahun 2023-2053, dan Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Buleleng Tahun2023-2024.

Kemudian, untuk Pandangan Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerindra, dan Fraksi Demokrat serta Fraksi Perindo dibacakan oleh juru bicara Ketut Ngurah Arya. Pandangan umum dari fraksi Golkar dibacakan ketua Fraksi I Nyoman Gede Wandira Adi. Pandangan umum dari fraksi Partai Nasdem dibacakan I Made Sugiarta. serta pandangan umum dari fraksi Partai Hanura dibacakan oleh Gede Wisnaya Wisna.

Baca Juga:  Rapat Paripurna DPRD Bali Soroti Sinkronisasi APBD Tahun 2023 dan RPJPD

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna mengatakan, APBD Perubahan sudah dirancang mengikuti APBD induk tahun 2023 sebelumnya. Sehingga saat ini tidak ada perubahan, namun pihaknya meminta agar program-program tersebut agar bisa berjalan dengan baik hingga akhir tahun.

“Tidak ada perubahan yang signifikan di APBD Perubahan tahun ini. Hanya saja sisa-sisa akhir tahun program harus berjalan dengan baik,” Ucap Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna.

Baca Juga:  Fasilitasi Usulan Pengangkatan Honorer Tercecer di Buleleng, Dewan Audensi ke Kemenpan RB

Lebih lanjut, Supriatna menyebut, pihaknya telah menerima banyak masukan terkait beberapa program yang belum berjalan maksimal, sehingga hal tersebut harus segera digarap oleh pemerintah daerah khususnya sektor-sektor utamanya pendapatan dan pajak agar bisa tercapai sesuai target.

Disamping itu, Penjabat (PJ) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menyatakan, APBD Perubahan 2023 ini dirancang mandatori. Sehingga saat ini Pemerintah masih fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrim, stunting, dan juga inflasi.

Baca Juga:  Dua Warga Jadi Korban Tabrak Lari di Kalibukbuk, Satu Meninggal Dunia

“Ini yang saat ini harus kita kejar. Disamping itu ini merupakan amanat dari negara,” singkat Lihadnyana. (dna/ub)

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments