UPDATEBALI.com, DENPASAR — Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri pelaksanaan Upacara Pecaruan Panca Sanak Madurga dan Panca Sata di Genah Suci Penganyutan, Banjar Suwung Batan Kendal, Desa Adat Sesetan, Senin 22 Juni 2026.
Kegiatan ini digelar bertepatan dengan rahina Soma Kliwon Wuku Kuningan setelah rampungnya penataan kawasan setempat.
Upacara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Denpasar I Gede Tommy Sumerta, Bendesa Adat Sesetan I Made Sudama, para kelian adat se-Desa Adat Sesetan, serta krama Banjar Suwung Batan Kendal.
Klian Adat Banjar Suwung Batan Kendal, I Kadek Yoga Wisnawa, menjelaskan bahwa kawasan Genah Suci Penganyutan sebelumnya merupakan area yang kurang tertata. Penataan kemudian digagas dan dijalankan oleh masyarakat banjar secara bertahap.
Proses penataan dimulai pada 2025 dan selesai pada 2026. Kawasan tersebut kini diarahkan tidak hanya untuk mendukung aktivitas keagamaan, tetapi juga dikembangkan sebagai ruang publik yang berpotensi menunjang aktivitas masyarakat, termasuk rencana fasilitas penunjang seperti jogging track.
Dalam keterangannya, pihak banjar menyampaikan harapan agar kawasan yang telah ditata dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekitar serta menjadi ruang bersama yang lebih tertata dan fungsional.
Wakil Wali Kota Denpasar dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan upacara serta inisiatif masyarakat dalam melakukan penataan lingkungan.
“Transformasi kawasan dari kondisi sebelumnya menuju area yang lebih bersih dan tertata dinilai memberikan dampak positif bagi aktivitas sosial dan keagamaan warga,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan tersebut, terutama terkait kebersihan dan pemanfaatan ruang agar tetap bernilai serta mendukung penataan wilayah pesisir yang lebih baik.
Pemerintah Kota Denpasar, lanjutnya, memberikan dukungan terhadap inisiatif masyarakat dalam penataan lingkungan yang berorientasi pada kepentingan publik dan keberlanjutan fungsi kawasan.
“Tentu kami di Pemerintah Kota Denpasar menberikan dukungan atas inisiatif masyarakat dalam melaksanakan penataan, semoga dapat memberikan kemanfaatan maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.(per/ub)





