UPDATEBALI.com, JAKARTA – Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pembangunan desa berkelanjutan dengan meresmikan Gerbang Ekowisata Kalitalang di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan potensi ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor ekowisata sekaligus memperluas pemberdayaan lewat program Desa Sejahtera Astra (DSA).
Peresmian gerbang wisata tersebut merupakan kelanjutan dari program KKN Tematik Satu Hati yang telah dijalankan sejak November 2025 bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) dan pemerintah daerah. Acara peresmian turut dihadiri Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. serta Bupati Klaten Hemanang Wajar Ismoyo, S.I.Kom.
Keberadaan Gerbang Ekowisata Kalitalang diharapkan menjadi identitas baru kawasan wisata di lereng tenggara Gunung Merapi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan. Selain mempercantik kawasan, pengembangan tersebut juga didukung pendampingan mahasiswa dan dosen UGM guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola destinasi wisata secara profesional.
Kepala Desa Balerante, Sukono, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin antara Yayasan AHM, UGM, dan pemerintah. Menurutnya, program tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.
“Terima kasih saya ucapkan, hadirnya Yayasan AHM dan UGM dalam membersamai masyarakat lokal sangat memberikan value terbukti kunjungan wisatawan ke Ekowisata Kalitalang terus meningkat sehingga ekonomi lokal terus tumbuh di wilayah kami,” ujar Kepala Desa Balerante Sukono seusai peresmian Gerbang Ekowisata Kalitalang, pada Minggu 02 Agustus 2026.
Desa Balerante yang dihuni sekitar 2.000 penduduk memiliki potensi alam berupa panorama lereng Gunung Merapi serta kekayaan budaya lokal. Potensi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk mengembangkan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui program KKN Tematik Satu Hati, Yayasan AHM mendorong implementasi berbagai inisiatif pengembangan desa, mulai dari penguatan ekowisata, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, hingga pengembangan ekonomi kreatif. Program tersebut diharapkan memberikan manfaat ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan bagi masyarakat.
“Program KKN mahasiswa kami di Desa Balerante merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian masyrakat. Kolaborasi yang sudah dilakukan bersama Yayasan AHM dan seluruh stakeholder perlu terus ditingkatkan serta dapat menjadi inspirasi di wilayah lain, kami berupaya membuat program sesuai dengan kebutuhan masyrakat serta menjembatani ide kreatif anak muda,” ungkap Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D.
Ke depan, Yayasan AHM akan melanjutkan pengembangan melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA). Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas masyarakat secara berkelanjutan melalui sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi.
Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan pembangunan desa merupakan investasi jangka panjang yang mampu menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya saing.
“Membangun desa berarti membuka lebih banyak peluang agar setiap generasi dapat tumbuh dan berkarya di tanah kelahirannya. Melalui DSA Balerante, kami meyakini ketika potensi lokal diberdayakan, masyarakatnya akan terlibat aktif mewujudkan perubahan positif bagi kemajuan desanya,” ujar Muhib.
Melalui pengembangan DSA Balerante, Yayasan AHM berharap dapat memperkuat potensi lokal, meningkatkan kapasitas masyarakat, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan desa yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan.(den/ub)





