UPDATEBALI.com, DENPASAR – Suasana penuh keakraban dan semangat budaya lokal terasa di Banjar Kepisah, Pedungan, saat Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, membuka Turnamen Ceki yang digagas oleh Sekaa Teruna Teruni (STT) Sukarela.
Didampingi Lurah Pedungan, Kadek Ermanto, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini yang dianggap sebagai bagian dari pelestarian budaya warisan leluhur Bali.
“Ceki bukan sekadar permainan, tapi bagian dari budaya masyarakat Bali yang perlu dijaga. Kegiatan seperti ini bisa menjadi ruang interaksi sosial dan mempererat rasa kebersamaan di tengah aktivitas sehari-hari,” ujarnya pada Sabtu, 12 Juli 2025.
Lebih lanjut, Arya Wibawa menekankan bahwa turnamen ini memberi warna tersendiri dalam upaya penguatan nilai-nilai kekeluargaan dan hiburan berbasis tradisi.
“Ini contoh baik bagaimana generasi muda menjaga identitas budayanya. Selain sebagai hiburan, turnamen ini mengandung nilai-nilai kebersamaan yang penting dalam kehidupan bermasyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, I Gede Suka Jaya Berata, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-70 STT Sukarela. Turnamen ini sekaligus menjadi medium bagi generasi muda untuk tetap mengenal dan mencintai budaya lokal.
“Kami ingin agar permainan tradisional seperti ceki tetap hidup di tengah arus modernisasi. Dengan turnamen ini, kami harap masyarakat, khususnya generasi muda, bisa lebih mengenal budaya Bali,” ungkapnya.
Lebih dari 50 peserta turut ambil bagian dalam turnamen ini. Para peserta akan mengikuti kompetisi dengan sistem dan aturan permainan yang telah ditetapkan oleh panitia. Antusiasme yang tinggi dari warga Banjar Kepisah menunjukkan bahwa permainan tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
“Kami berharap turnamen ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai agenda rutin. Ini langkah kecil kami untuk menjaga warisan budaya Bali,” pungkas Gede Suka Jaya.(per/ub)




