Peringati Tumpek Uye, Pemkot Denpasar Tebar Cinta Kasih untuk Satwa

0
268
Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama di Pura Agung Jagatnatha sebagai bagian dari peringatan Rahina Tumpek Uye
Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama di Pura Agung Jagatnatha sebagai bagian dari peringatan Rahina Tumpek Uye. Sumber foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASARPemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama di Pura Agung Jagatnatha sebagai bagian dari peringatan Rahina Tumpek Uye, sebuah hari suci yang dirayakan umat Hindu untuk menunjukkan rasa bhakti kepada Sang Hyang Rare Angon sebagai manifestasi Dewa Siwa pelindung satwa.

Kegiatan spiritual tersebut dipimpin oleh Ida Pedanda Gde Pradipta Dwija Tamu dari Griya Sindhu dan diikuti oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Made Oka Cahyadi Wiguna, jajaran Forkopimda, serta pimpinan OPD se-Kota Denpasar.

Baca Juga:  Sekda Alit Wiradana Pimpin Apel Disiplin Di Kantor DLHK Kota Denpasar

Dalam sambutannya, Sekda Alit Wiradana menekankan pentingnya momentum Tumpek Uye sebagai refleksi untuk menjaga keharmonisan antara manusia dan makhluk hidup lainnya, yang sejalan dengan nilai-nilai Tri Hita Karana, khususnya pada dimensi palemahan dan pawongan.

“Hari suci ini mengajarkan kita untuk tidak hanya hidup berdampingan dengan alam, tetapi juga merawat dan menyayangi setiap makhluk ciptaan Tuhan,” ujar Sekda pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Sebagai wujud nyata dari pesan spiritual tersebut, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pertanian turut menyelenggarakan layanan kesehatan hewan gratis yang meliputi vaksinasi rabies, sterilisasi, serta pemeriksaan kesehatan umum bagi hewan peliharaan. Sejak pagi, ratusan warga terlihat antusias membawa anjing dan kucing kesayangan mereka untuk mendapatkan pelayanan ini.

Baca Juga:  Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi Terima Audiensi Dewan Perwakilan Mahasiswa Unud

“Tingginya partisipasi masyarakat menandakan bahwa kesadaran akan kesejahteraan hewan semakin meningkat di Kota Denpasar,” tambah Alit Wiradana.

Prosesi peringatan Tumpek Uye kali ini juga disertai pelepasan burung ke alam bebas, sebagai simbol cinta kasih dan kebebasan hidup berdampingan dalam harmoni. Pemkot berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, namun juga menginspirasi gaya hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan dan makhluk hidup lainnya.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional

Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan pemerintah daerah yang terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai adat dan budaya Bali.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus menghidupkan warisan leluhur dan menerapkan ajaran Hindu dalam kehidupan nyata, termasuk dalam memperlakukan hewan dengan welas asih,” jelasnya.(per/ub)