spot_img
spot_img
BerandaBaliTerima Aspirasi Mahasiswa, Pemkot Denpasar Komitmen Perbaiki Layanan Publik

Terima Aspirasi Mahasiswa, Pemkot Denpasar Komitmen Perbaiki Layanan Publik

UPDATEBALI.comDENPASAR — Pemerintah Kota Denpasar membuka ruang dialog dengan kalangan mahasiswa melalui forum “Dengar Mahasiswa” yang digelar di Graha Sewakadarma, Jumat 24 April 2026.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa hadir langsung menerima berbagai aspirasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) perguruan tinggi se-Kota Denpasar.

Sebanyak 22 BEM turut ambil bagian dalam forum tersebut. Para peserta diberi kesempatan menyampaikan kritik, saran, hingga hasil kajian terkait berbagai persoalan perkotaan, mulai dari pengelolaan sampah, tata ruang, banjir, kekerasan seksual, hingga transparansi kebijakan publik.

Baca Juga:  KPU Bali tak Permasalahkan Proses Vermin Bacaleg yang Diundur

Sejumlah perwakilan mahasiswa menyoroti pentingnya penanganan isu perkotaan secara menyeluruh. Presiden BEM Universitas Mahasaraswati, Gede Erawan Kusuma Putra Widana, menilai persoalan sampah memang mendesak, namun tidak bisa dipisahkan dari pembenahan tata ruang dan isu sosial lainnya.

Sementara itu, Presiden BEM Universitas Udayana, I Gusti Agung Ngurah Oka Paramahamsa, mendorong reformasi sistem pengelolaan sampah berbasis transparansi, termasuk penguatan sistem informasi yang memungkinkan masyarakat memantau proses pengolahan secara terbuka. Ia juga mengusulkan pengembangan TPS menjadi TPS3R dengan melibatkan komunitas dan mahasiswa.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Terima Bantuan CSR BPD Bali, Ambulans hingga Bedah Rumah untuk Warga

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Jaya Negara menyatakan pemerintah kota terbuka terhadap kritik dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan.

“Forum ini menjadi ruang bersama untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan mahasiswa dalam pembangunan kota,” ujarnya.

Terkait pengelolaan sampah, Pemkot Denpasar saat ini fokus pada penanganan dari hulu melalui pemilahan dan pengolahan berbasis sumber, serta penguatan fasilitas pengolahan di tingkat tengah dan hilir. Optimalisasi TPST di beberapa titik juga terus dilakukan, sementara residu sampah tetap diarahkan ke TPA Suwung.

Baca Juga:  Tertib Administrasi Kependudukan, Desa Dauh Puri Kangin Rutin Laksanakan Pendataan Penduduk Non Permanen

Selain itu, pemerintah juga menyatakan kesiapan menindaklanjuti berbagai masukan mahasiswa, termasuk terkait tata ruang, pencegahan kekerasan seksual, penanganan banjir, serta peningkatan keterbukaan informasi publik.

Arya Wibawa menambahkan bahwa kolaborasi dengan mahasiswa diharapkan mampu memperkaya perspektif dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan dialog terbuka ini, Pemkot Denpasar menargetkan terciptanya pembangunan kota yang lebih partisipatif, transparan, dan berkelanjutan.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments