spot_img
spot_img
BerandaBaliDinas Pertanian Denpasar Gerakkan Petani, Optimalkan Lahan Bera Jadi Kebun Jagung Manis

Dinas Pertanian Denpasar Gerakkan Petani, Optimalkan Lahan Bera Jadi Kebun Jagung Manis

UPDATEBALI.com, DENPASARPemerintah Kota Denpasar terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian melalui pemanfaatan lahan tidak produktif.

Salah satu upaya dilakukan dengan penanaman jagung manis seluas 1 hektare di Subak Intaran Barat, Kamis, 23 April 2026.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pertanian Kota Denpasar ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah, kepolisian, hingga kelompok tani.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian A.A. Gde Bayu Brahmasta, Kapolsek Denpasar Selatan Agus Adi Apriyoga, Kepala Desa Sanur Kauh I Made Ada, serta jajaran penyuluh dan petani setempat.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah Serangkaian HUT ke-236 Kota Denpasar

Kolaborasi lintas sektor ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui keterlibatan langsung dalam proses pengolahan lahan hingga penanaman. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan efektivitas pemanfaatan lahan bera.

Kepala Dinas Pertanian Denpasar, A.A. Gde Bayu Brahmasta, mengatakan optimalisasi lahan bera menjadi langkah strategis untuk menekan jumlah lahan tidak produktif.

Baca Juga:  Dua Tahun Bersinergi, Pemkot Denpasar Apresiasi Kiprah Kejari dalam Pembangunan Daerah

“Melalui penanaman jagung manis ini, kami ingin mengoptimalkan fungsi lahan agar lebih produktif dan mampu memberikan nilai tambah bagi petani,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura I G.A.N. Anggreni Suwari menjelaskan pihaknya turut memberikan dukungan berupa benih jagung manis varietas Golden Boy serta bantuan pestisida.

Ia memaparkan, pada 2025 luas tanam jagung manis di Denpasar mencapai 458,04 hektare dengan produksi sebesar 3.929,88 ton dan produktivitas rata-rata 8,5 ton per hektare.

Baca Juga:  Panen Perdana Bandeng Ekspor di Sumberklampok, Bupati Sutjidra Dorong Gerokgak Jadi “Kampung Bandeng” Nasional

Dengan tingginya permintaan pasar, pengembangan komoditas ini dinilai masih sangat potensial untuk ditingkatkan pada 2026, terutama melalui pemanfaatan lahan bera.

Pemanfaatan lahan di Subak Intaran Barat diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi percontohan bagi wilayah lain.

Selain meningkatkan produktivitas, langkah ini juga ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kota Denpasar.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments