UPDATEBALI.com, JEMBRANA — Aktivitas jual beli dalam Pasar Rakyat Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana mencatat hasil positif. Dalam pelaksanaan yang berlangsung di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jumat 7 Agustus 2026, nilai transaksi tercatat mencapai Rp672.733.200.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk yang ditawarkan pelaku usaha lokal. Pasar Rakyat yang diikuti 115 peserta dari berbagai sektor UMKM dan IKM tersebut mempertemukan beragam produk lokal dengan konsumen dalam satu kegiatan.
Dari total transaksi, sektor pertanian memberikan kontribusi terbesar dengan nilai Rp294.699.500. Berikutnya, transaksi produk Industri Kecil Menengah (IKM) mencapai Rp210.514.700, sedangkan sektor kuliner mencatat penjualan sebesar Rp167.519.000.
Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan yang menutup kegiatan tersebut menyambut baik capaian transaksi yang berhasil diraih. Menurutnya, angka tersebut memperlihatkan adanya aktivitas ekonomi yang cukup kuat selama pasar rakyat berlangsung.
“Pasar Rakyat PKK tidak hanya berfungsi sebagai ajang promosi dan pemasaran produk unggulan daerah, tetapi juga menghadirkan dampak sosial nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapnya.
Ia menilai kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi produk UMKM dan IKM untuk lebih dikenal sekaligus memperluas akses pemasaran. Tingginya nilai transaksi juga menjadi salah satu indikator bahwa produk yang ditawarkan mendapat respons positif dari masyarakat.
Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Koster, mengatakan pelaksanaan Pasar Rakyat tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara TP PKK Provinsi Bali dengan TP PKK Kabupaten Jembrana.
Ia sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kecintaan terhadap produk yang dihasilkan dari Bali. Menurutnya, berbagai komoditas lokal, termasuk hasil pertanian, peternakan dan perikanan, memiliki kualitas yang mampu bersaing.
“apa yang dihasilkan di Bali sebaiknya dinikmati semaksimal mungkin untuk Bali. Jangan sampai produk kita dijual ke luar, sementara kita justru lebih bangga membeli produk dari luar,” ujarnya.
Putri Koster menekankan bahwa pilihan masyarakat dalam membeli produk lokal memiliki kaitan langsung dengan perputaran ekonomi daerah. Semakin banyak produk lokal digunakan dan dikonsumsi masyarakat Bali, semakin besar pula peluang uang berputar di dalam daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Pasar Rakyat Jembrana yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Gede Sujana, mengapresiasi antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat bukan hanya membuat suasana pasar rakyat semakin ramai, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi para pelaku usaha.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat Jembrana atas dukungan luar biasa, Kami berharap momentum ini dapat terus menggerakkan perekonomian daerah,” tandasnya.
Dengan melibatkan pelaku usaha dari sejumlah sektor, Pasar Rakyat PKK Bali di Jembrana menjadi salah satu ruang pemasaran produk lokal sekaligus mendorong interaksi langsung antara pelaku usaha dan konsumen.
Nilai transaksi yang mencapai lebih dari Rp672 juta dalam sehari menjadi catatan positif bagi UMKM dan IKM yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.(yud/ub)





