spot_img
spot_img
BerandaBaliSekda Suyasa Genjot Digitalisasi Perlinsos, Seluruh Kepala Keluarga Buleleng Ditarget Terdata Akhir...

Sekda Suyasa Genjot Digitalisasi Perlinsos, Seluruh Kepala Keluarga Buleleng Ditarget Terdata Akhir Juli

UPDATEBALI.com, BULELENGPemerintah Kabupaten Buleleng mempercepat implementasi digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) guna memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.

Seluruh aparatur sipil negara (ASN) diminta berperan aktif menyukseskan pendataan yang ditargetkan rampung pada 31 Juli 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, saat memimpin Rapat Koordinasi Digitalisasi Perlinsos di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis, 9 Juli 2026.

Dalam arahannya, Suyasa menjelaskan Kabupaten Buleleng ditunjuk sebagai salah satu daerah percontohan (piloting project) digitalisasi Perlinsos di Provinsi Bali. Karena itu, seluruh kepala keluarga di Buleleng ditargetkan telah masuk ke dalam sistem sebelum akhir Juli sebagai dasar penyusunan data penerima bantuan sosial.

Baca Juga:  Sambut Nyepi 2023, Warga di Tuk Mas Magelang Gelar Upacara Melasti

“Target kita seluruh kepala keluarga di Kabupaten Buleleng sudah masuk dalam sistem digitalisasi Perlinsos sebelum 31 Juli. Data ini akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan masyarakat yang benar-benar berhak menerima bantuan sosial,” ujarnya.

Menurutnya, digitalisasi Perlinsos akan menghasilkan basis data yang lebih akurat karena terintegrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih valid sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan sesuai tingkat kesejahteraan atau klasifikasi desil.

Untuk mempercepat proses pendataan, seluruh ASN diminta melakukan penginputan data secara mandiri bagi keluarganya masing-masing dengan pengawasan dari pimpinan perangkat daerah. Selain itu, sekitar 970 ASN akan diterjunkan sebagai Agen Perlinsos untuk mendampingi masyarakat dalam proses pendataan.

Baca Juga:  Revitalisasi Pendidikan Rp90,7 Miliar Perkuat SDM Sekolah, Pemkab Buleleng Dukung Peningkatan Mutu

Suyasa juga mengajak seluruh ASN membantu warga di lingkungan tempat tinggal masing-masing, khususnya masyarakat yang membutuhkan pendampingan saat melakukan registrasi data.

“Proses penginputannya sangat mudah. Cukup memasukkan NIK, selanjutnya sistem akan menampilkan data yang telah terintegrasi. Karena itu kami mengajak seluruh ASN bergotong royong membantu masyarakat agar target pendataan dapat tercapai,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman, mengatakan digitalisasi Perlinsos merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat untuk meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial.

Ia menjelaskan, pendataan kali ini tidak hanya menyasar calon penerima bantuan, tetapi mencakup seluruh kepala keluarga di Kabupaten Buleleng. Masyarakat yang telah memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) dapat melakukan penginputan secara mandiri, sedangkan masyarakat lainnya akan didampingi oleh Agen Perlinsos.

Baca Juga:  Amankan Natal 2022, Pemkab Buleleng Berkoordinasi dengan Pihak Keamanan

“Kabupaten Buleleng memiliki sebanyak 269.323 kepala keluarga yang menjadi target pendataan. Saat ini telah disiapkan 3.371 Agen Perlinsos untuk mendukung percepatan penginputan data di lapangan. Dengan sinergi seluruh pihak, kami berharap pendataan dapat diselesaikan sesuai jadwal,” jelas Kariaman.

Melalui percepatan digitalisasi ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap penyaluran bantuan sosial ke depan semakin transparan, akurat, dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola perlindungan sosial berbasis data yang terintegrasi.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments