Sampaikan Aspirasi Sopir Truk, Bupati Kembang Dorong Pembenahan Pelabuhan Gilimanuk

0
79
Bupati Kembang menyampaikan keluhan sopir truk terkait antrean panjang Gilimanuk–Ketapang dalam rakor tingkat menteri yang kemudian ditindaklanjuti dengan peningkatan kapasitas Dermaga II Gilimanuk.
Bupati Kembang menyampaikan keluhan sopir truk terkait antrean panjang Gilimanuk–Ketapang dalam rakor tingkat menteri yang kemudian ditindaklanjuti dengan peningkatan kapasitas Dermaga II Gilimanuk. Sumber foto : Humas Jembrana/updatebali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Peningkatan kapasitas Dermaga II Gilimanuk dari semula 20-30 ton menjadi 50 ton menjadi salah satu upaya menjawab keluhan para sopir truk yang selama ini menghadapi antrean panjang saat hendak menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang.

Sebelumnya, keluhan tersebut telah disampaikan langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Pengembangan Wilayah Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin, 14 September 2026 lalu.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.

Baca Juga:  Tunggakan PKB Bali Dapat Keringanan, Pajak Lebih dari 2 Tahun Cukup Bayar Pokok 2 Tahun

Turut hadir Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Ossy Dermawan, Gubernur Bali Wayan Koster, serta para kepala daerah se-Provinsi Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kembang menyampaikan langsung kepada Menko AHY mengenai antrean panjang bongkar muat yang dialami para sopir truk yang harus menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang.

“Beberapa kali kami sempat berkoordinasi dengan ASDP, bahkan asosiasi sopir truk rame-rame datang ke DPRD. Dan ini saya sampaikan, kemacetan sudah parah. Tidak hanya pada hari-hari tertentu, tapi hari-hari biasa juga macet, ini dikeluhkan oleh para sopir,” ujar Bupati Kembang.

Baca Juga:  Wujudkan Keamanan dan Ketertiban, Satpol PP Tabanan Bentuk 'Jaga' Tabanan

Meski peningkatan kapasitas Dermaga II Gilimanuk telah dilakukan untuk mendukung kelancaran penyeberangan, Bupati Kembang juga berharap kapasitas daya tampung kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk dapat ditingkatkan.

“Sebenarnya untuk kita utamakan perlu perluasan, tidak hanya peningkatan kapasitas ASDP, tetapi rasanya perlu perluasan atau kalau memungkinkan dibangun pelabuhan baru,” tegas Bupati Kembang kembali, saat dihubungi, Kamis, 17 September 2026.

Baca Juga:  Bupati Tabanan: Ngenteg Linggih Di Banjar Sakeh Bukti Sinergi Masyarakat Dengan Pemerintah

Saat ini, revitalisasi Dermaga II Pelabuhan Gilimanuk memberikan dampak terhadap kelancaran arus kendaraan yang hendak menyeberang ke luar Bali. ASDP juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

Dalam jangka pendek, dilakukan pengendalian arus dan penguatan kapasitas pada lintasan Ketapang-Gilimanuk. Sementara untuk jangka menengah dan panjang, penguatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas dermaga, pengembangan buffer area, akses pendukung, serta penambahan armada operasional kapal perbantuan.

Peningkatan kapasitas Dermaga II Gilimanuk ditargetkan selesai dan dapat dioperasikan paling lambat pada periode Angkutan Lebaran 2027.(yud/updatebali)