Rip Curl Cup 2026 Resmi Bergulir, Bupati Badung Soroti Infrastruktur dan Promosi Pariwisata

0
341
Bupati Wayan Adi Arnawa membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8).
Bupati Wayan Adi Arnawa membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Pembukaan ajang bergengsi tersebut ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya kejuaraan yang akan berlangsung sepanjang 1–31 Agustus 2026.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Camat Kuta Selatan Kadek Laksana, Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya, Pengelola Kawasan Labuan Sait Made Wijana, perwakilan Padang Padang Boardriders, serta manajemen Rip Curl.

Kompetisi tahun ini mempertemukan 24 peselancar terbaik, terdiri atas 12 atlet Indonesia dan 12 peselancar internasional yang akan bersaing menaklukkan ombak ikonik Pantai Padang Padang.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada Rip Curl yang secara konsisten menggelar kejuaraan selancar bertaraf internasional di Badung. Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat citra Bali sebagai destinasi sport tourism dunia.

Baca Juga:  Polisi Selidiki Penemuan Empat Jenazah di Kalideres

“Kegiatan hari ini bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, melainkan sekaligus sebagai sarana promosi sport tourism yang sangat efektif bagi Kabupaten Badung dan Bali secara umum,” ujar Adi Arnawa.

Untuk mendukung penyelenggaraan event internasional sekaligus mengatasi kepadatan lalu lintas di kawasan wisata, Pemerintah Kabupaten Badung saat ini tengah membangun akses jalan baru yang menghubungkan Labuan Sait dengan Jimbaran.

Jalan tersebut memiliki panjang sekitar 10 kilometer dengan lebar 24 meter dan diharapkan mampu memperlancar mobilitas wisatawan maupun masyarakat.

“Ini bentuk komitmen saya selaku Bupati dalam mengatasi kemacetan di seputaran Labuan Sait. Saat ini kami sedang membangun jalan dari Labuan Sait menuju Jimbaran sepanjang 10 kilometer dengan lebar 24 meter. Mudah-mudahan pada kejuaraan ke-24 tahun depan, aksesnya akan jauh lebih tertib, nyaman, dan aman,” katanya.

Baca Juga:  Koster-Giri Janjikan Institut Adat Bali di Buleleng, Komitmen Lestarikan Tradisi dan Kearifan Lokal

Selain pembangunan infrastruktur, Adi Arnawa juga mengajak seluruh pihak menjaga kebersihan kawasan pantai, terutama dari sampah plastik, agar daya tarik wisata Badung tetap terjaga.

Ia optimistis pelaksanaan Rip Curl Cup di tengah musim kunjungan wisatawan akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata hingga akhir tahun.

Sementara itu, General Manager Rip Curl, James Hendy, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Badung, tokoh masyarakat, serta Padang Padang Boardriders atas dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

Menurutnya, Rip Curl Cup sejak awal digelar untuk memberikan kesempatan kepada peselancar Indonesia tampil di panggung dunia dan menunjukkan kemampuan mereka kepada komunitas selancar internasional.

Baca Juga:  Komitmen Bupati Badung Tunjukkan Dukungan pada Upacara Dewa Yadnya di Pura Penataran Agung

“Alasan kami memulai event ini adalah untuk menonjolkan talenta selancar lokal Indonesia. Banyak peselancar terbaik dunia sebenarnya tinggal di sini, tetapi dulunya bakat mereka tidak terlihat oleh dunia luar. Melalui ajang ini, kami menghadirkan peselancar internasional untuk membantu mengangkat profil peselancar Indonesia ke panggung global,” ungkap James Hendy.

Ia menambahkan, sejarah Rip Curl Cup menunjukkan dominasi peselancar Indonesia yang telah lebih banyak meraih gelar juara dibandingkan atlet internasional, menjadi bukti kualitas atlet selancar Tanah Air.

Kompetisi Rip Curl Cup Padang Padang 2026 menggunakan format “It’s On When It’s On”, yakni pertandingan hanya akan digelar ketika kondisi ombak mencapai kualitas terbaik sehingga memberikan tantangan maksimal bagi seluruh peserta.(den/ub)