UPDATEBALI.com, DENPASAR – Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kota Denpasar Tahun 2026 di GOR Lila Bhuana, Kamis 26 Maret 2026.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan kulkul sebagai simbol dimulainya ajang tahunan tersebut.
Acara pembukaan dihadiri Ketua DPRD Kota Denpasar, jajaran Forkopimda, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, pimpinan OPD, serta para guru dan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Denpasar.
Selain seremoni pembukaan, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembacaan janji wasit dan juri, serta penyerahan bendera dan piala bergilir kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar sebagai penanggung jawab pelaksanaan.
Dalam sambutannya, Arya Wibawa menegaskan bahwa Porsenijar bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda. Ia menekankan pentingnya nilai sportivitas, disiplin, serta pengembangan bakat di bidang olahraga dan seni.
“Ajang ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi bagaimana membangun mental yang kuat, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk mengedepankan semangat kebersamaan dan persaudaraan. Nilai menyama braya dinilai penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter yang baik.
Selain itu, Arya Wibawa juga menyoroti pentingnya kesadaran lingkungan dalam pelaksanaan kegiatan. Ia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk menerapkan konsep zero waste event dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa botol minum sendiri, serta membiasakan pemilahan sampah.
“Kita ingin kegiatan ini tidak hanya melahirkan atlet dan seniman muda, tetapi juga generasi yang peduli terhadap lingkungan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama menjelaskan bahwa Porsenijar 2026 berlangsung dari 26 Maret hingga 2 April 2026.
Untuk cabang olahraga, terdapat 38 cabang resmi dan 2 cabang eksebisi dengan melibatkan sekitar 14.333 atlet dan 1.200 wasit yang tersebar di 34 lokasi pertandingan. Sedangkan cabang seni diikuti sekitar 1.600 peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan dipusatkan di Taman Budaya Art Center Bali.
Pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh anggaran APBD Kota Denpasar serta melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas dan pemangku kepentingan, guna memastikan kegiatan berjalan lancar.
Melalui Porsenijar 2026, diharapkan lahir generasi muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Denpasar di ajang yang lebih tinggi, sekaligus memiliki karakter kuat dan kepedulian terhadap lingkungan.(per/ub)





