Polisi Amankan Dua Mucikari Panti Pijat

0
150

UPDATEBALI.com, Siak – Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tualang Kabupaten Siak, Provinsi Riau, mengamankan mucikari beserta tiga perempuan yang dipekerjakannya sebagai prostitusi setelah melakukan penyelidikan dan turun ke lokasi di Kilometer 12, Kampung Perawang Barat.

Kepala Polsek Tualang AKP Alvin Agung Wibawa, Rabu (08/6/2022), mengatakan pelaku mucikari yang diamankan ada dua orang. Pertama JS (21) pemilik Warung Kopi Lina Banten dan DS (51) yang merupakan pemilik Warung Kopi Srikandi.

Baca Juga:  Tersangka Kasus Persetubuhan di Buleleng, Terancam 15 Tahun Penjara

“Pemilik warung kopi tersebut mengakui adanya kegiatan pekerjanya melayani pijat biasa maupun plus-plus di warung tersebut, ” kata Kapolsek.

Penangkapan pelaku dilakukan pada Selasa (7/6/2022) setelah Unit Reskrim melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap para pekerja-pekerja warung kopi tersebut. Aparat juga melakukan pemeriksaan terhadap pemilik warung kopi tersebut.

“Setiap anggota memberikan uang  atau setoran kepada majikan sebesar Rp50 ribu per kamar bila pelanggan menginap setelah melakukan perbuatan terselubung tersebut, ” ungkapnya.

Baca Juga:  Unud Gelar Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru dan Beasiswa KIP Kuliah Tahun 2022

Dari pengakuan pelaku tambahnya kegiatan itu sudah berlangsung delapan bulan sampai satu tahun. Maka penyidik selanjutnya mengamankan pemilik warung/pelaku untuk tindak pidana karena pencahariannya atau kebiasaannya mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain.

“Pasal yang ditetapkan kepada kedua pelaku Pasal 296 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” sebutnya.

Sebelumnya, saat pengecekan di warung tersebut, memang terlihat ada beberapa truk yang berhenti di warung tersebut.

Baca Juga:  Polda Babel Bersama BKSDA Sumsel Lepas Liarkan 400 Tukik Penyu Hijau

“Turut diduga masih ada melakukan prostitusi sehingga penyidik langsung memasang garis polisi guna kepentingan penyidikan,” tambah Kapolsek.

Menjamurnya tempat prostitusi berkedok warung kopi itu telah meresahkan masyarakat sehingga dilaporkan ke Polsek Tualang. Kapolsek Tualang lalu memerintahkan melakukan penertiban pada Minggu (5/6) pukul 22.00 WIB dan diamankan tiga orang perempuan yang memberikan jasa prostitusi kepada pelanggannya. (ub/antara)