spot_img
spot_img
BerandaBaliSempat Bikin Resah Warga, Isu Pocong Begal di Denpasar Dipastikan Hoaks

Sempat Bikin Resah Warga, Isu Pocong Begal di Denpasar Dipastikan Hoaks

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Kabar mengenai kemunculan sosok “pocong begal” di kawasan Monang Maning, Denpasar Barat, yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial dipastikan tidak benar.

Hasil penyelidikan kepolisian mengungkap bahwa foto yang menjadi dasar penyebaran informasi tersebut merupakan hasil manipulasi digital menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Informasi itu sebelumnya viral setelah beredar melalui unggahan media sosial pada Sabtu 30 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 Wita. Narasi yang menyebut adanya sosok pocong melakukan aksi begal di wilayah Monang Maning sempat memicu kekhawatiran dan menjadi perbincangan warga.

Menindaklanjuti keresahan masyarakat, Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat langsung melakukan penelusuran terhadap sumber informasi yang beredar. Dari hasil penyelidikan, polisi meminta keterangan tiga saksi yang seluruhnya masih berstatus pelajar dan berinisial N, D, serta B.

Baca Juga:  Denpasar Festival ke-18 Tahun 2025 Resmi Digelar, Dorong Ekonomi Kreatif dan Wujudkan Festival Zero Waste

Berdasarkan hasil pemeriksaan, saksi N mengaku memperoleh informasi tersebut dari temannya berinisial D yang mengirimkan foto disertai cerita mengenai kemunculan pocong di kawasan Monang Maning. Karena menganggap informasi tersebut penting, N kemudian mengunggah ulang foto tersebut ke akun Instagram pribadinya sebagai bentuk peringatan kepada masyarakat.

Namun, unggahan tersebut justru menyebar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Sementara itu, D mengaku pertama kali melihat foto tersebut melalui unggahan status media sosial seseorang yang menampilkan sosok pocong di sebuah gang kawasan Monang Maning. Foto itu kemudian diteruskan kepada N hingga akhirnya tersebar lebih luas.

Penyelidikan polisi kemudian mengarah kepada saksi B yang diketahui sebagai pembuat foto tersebut. Dari keterangannya, B mengakui telah mengedit foto dengan latar gang di sekitar tempat tinggalnya dan menambahkan gambar pocong menggunakan aplikasi berbasis AI.

Baca Juga:  Terjerat Kasus Penggelapan, Seorang Anggota Polres Buleleng Diberhentikan

Foto hasil rekayasa itu dibuat pada Rabu, 28 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 Wita dan awalnya hanya diunggah ke status media sosial pribadi. Namun sehari kemudian, foto tersebut telah beredar luas dengan narasi yang mengaitkannya dengan aksi begal di wilayah Monang Maning.

B mengaku tidak mengetahui siapa yang pertama kali mengambil tangkapan layar unggahan tersebut dan menyebarkannya hingga menjadi viral.

Kasi Humas Polresta Denpasar, I Gede Adi Saputra Jaya, menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan saksi, pengecekan lapangan, serta penelusuran sumber informasi, tidak ditemukan adanya peristiwa seperti yang ramai diberitakan di media sosial.

Baca Juga:  HUT ke-238 Kota Denpasar Semakin Meriah, Wawali Arya Wibawa Lepas 10 Ribu Peserta Jalan Sehat

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan terlebih dahulu sumber informasi tersebut sebelum menyebarkannya. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dengan bijak bermedia sosial,” ujar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar lebih kritis terhadap berbagai konten digital yang beredar, terutama di era perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang memungkinkan manipulasi gambar maupun video menjadi tampak nyata.

Dengan terungkapnya fakta tersebut, kepolisian memastikan bahwa isu mengenai “pocong begal” di Monang Maning hanyalah informasi palsu atau hoaks yang bersumber dari foto hasil rekayasa digital.

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments