Perumda Tirta Mangutama Genap 50 Tahun, 2.000 Mangrove Jadi Kado untuk Lingkungan Badung

0
41
Perumda Tirta Mangutama Genap 50 Tahun, 2.000 Mangrove Jadi Kado untuk Lingkungan Badung
Perumda Tirta Mangutama Genap 50 Tahun, 2.000 Mangrove Jadi Kado untuk Lingkungan Badung. Sumber foto: Humas Badung/Updatebali

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Dalam rangka memperingati HUT ke-50, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung menggelar kegiatan penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Kelompok Nelayan Segara Batu Lumbang, Jumat 18 September 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa.

“Langkah nyata yang diambil oleh Perumda Tirta Mangutama ini patut dijadikan teladan bagi kita semua. Menanam dan menjaga hutan bakau bukan sekadar menanam pohon, melainkan menjaga keseimbangan alam, memperkuat benteng pelindung wilayah pesisir dari abrasi, serta menjaga keasrian wajah Bali dan Badung yang menjadi daya tarik dunia,” ujar Rasniathi Adi Arnawa.

Baca Juga:  PLN UP2D Bali Tanam Ribuan Mangrove untuk Perkuat Ketahanan Pesisir Benoa

Langkah konservasi di wilayah pesisir ini dinilai sangat strategis dan krusial karena lokasinya yang berdekatan dengan infrastruktur vital daerah. Kawasan penanaman tersebut berada tepat di dekat sumber air baku utama milik pemerintah daerah di kawasan Estuari. Fasilitas lingkungan ini memegang peranan sangat penting karena menyuplai kebutuhan air bersih esensial bagi lebih dari 84.000 pelanggan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Badung.

Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, agenda penghijauan ini dihadiri oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama I Wayan Suyasa bersama seluruh jajaran direksi perusahaan, Ketua DWP Kabupaten Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, perwakilan Dinas Sosial, komunitas Gerakan Badung Peduli, serta kelompok nelayan setempat dan masyarakat sekitar yang mengikuti jalannya penanaman secara antusias.

Baca Juga:  Satpol PP dan DKLH Sidak PKB, 22 UMKM Kena Tegur karena Gunakan Plastik Sekali Pakai

Filosofi di balik gerakan ini diuraikan oleh manajemen sebagai bentuk akuntabilitas publik dan tanggung jawab moral perusahaan terhadap ekosistem yang menjadi sumber kehidupan masyarakat luas.

“Bagi kami, mangrove adalah benteng alami yang tak tergantikan melindungi daratan dari gerusan air laut dan intrusi air asin, sekaligus menjadi rumah bagi keseimbangan ekosistem hayati pesisir,” jelas Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa.

Baca Juga:  Krama Istri Banjar Adat Sidawa Tamanbali Melaksanan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Pihak manajemen menekankan bahwa perlindungan terhadap ekosistem hijau di kawasan pesisir tersebut merupakan pilar utama dan kunci penting dalam menjaga keberlanjutan roda pelayanan air bersih secara jangka panjang.

“Merawat alam berarti menjaga keberlangsungan hidup dan kualitas layanan bagi masyarakat. Kami juga berkomitmen penuh untuk melakukan perawatan berkala dan berkelanjutan terhadap bibit yang telah ditanam agar tumbuh subur dan bermanfaat jangka panjang,” tegasnya.